Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Potret Spesies Flora dan Fauna yang Baru Diklasifikasikan pada 2021
Cnemaspis wallaceii ditemukan di kawasan hutan India pada 2021. (mongabay.com/Saunak Pal)

Dunia sains biologi di bidang flora dan fauna telah kedatangan beberapa spesies baru yang ditemukan dan diklasifikasi oleh ahli satwa pada 2021. Mulai dari tanaman, serangga, reptil, burung, hingga mamalia yang semula tidak diklasifikasikan, kini, mereka menjadi kelompok baru dan telah dimasukkan ke dalam genus spesiesnya masing-masing.

Beberapa dari mereka sebetulnya sudah ditemukan sebelum 2021. Namun, ilmuwan baru memasukkan mereka ke dalam kelompok spesies yang baru di tahun ini. Penasaran dengan potret mereka? Yuk, intip satu per satu beberapa gambarnya di bawah ini.

1. Sci-News memberitakan bahwa ahli biota Ekuador telah menemukan anggrek jenis baru yang dinamakan Lepanthes microprosartima

Anggrek jenis baru ditemukan di wilayah Ekuador pada 2021. (sci-news.com/Francisco Tobar Suarez)

2. Ditemukan pada 2018, Myotis nimbaensis telah diklasifikasikan pada 2021 sebagai kelelawar jenis baru, dilansir SciTech Daily

Myotis nimbaensis ditemukan di Gunung Nimba, Afrika Barat. (batcon.org/DR. John Flanders)

3. Menurut Sci-News, burung hantu bernama Megascops alagoensis ini digolongkan sebagai spesies baru yang ditemukan di pedalaman Brasil

Megascops alagoensis ditemukan oleh ahli satwa di pedalaman Brasil. (sci-news.com/Gustavo Malacco)

4. Tanaman anggrek jenis baru yang tergolong dalam genus Pemon Pemon ​​​​​​​Arekuna Indigenous ini ditemukan di dataran tinggi Guiana, Venezuela

Tanaman anggrek jenis baru tumbuh di dataran tinggi Guiana, Venezuela. (mongabay.com/Mateusz Wrazidlo)

5. Dilansir Science News, tokek Jackie Chan diklasifikasikan sebagai spesies baru dan ia sangat lincah sampai sulit ditangkap

Cnemaspis wallaceii ditemukan di kawasan hutan India pada 2021. (mongabay.com/Saunak Pal)

6. NCBI menerbitkan jurnal sains dan menyatakan bahwa Bungarus suzhenae dimasukkan sebagai jenis ular baru yang ditemukan di China

Bungarus suzhenae adalah spesies ular jenis baru yang ditemukan di China pada 2021. (mongabay.com/Chen et al 2021)

7. Sigung akrobatik Amerika Utara bukan jenis baru. Namun, ilmuwan memasukkannya dalam spesies terpisah akibat pergeseran evolusi

Sigung akrobatik diklasifikasikan sebagai spesies dengan pergeseran evolusi. (discovery.com/Stan Tekiela)

8. Dicatat dalam Marine Mammal Commission, Balaenoptera ricei atau paus rice adalah jenis mamalia baru yang sayangnya nyaris punah

Paus rice dimasukkan ke dalam daftar hewan terancam punah. (alsiasi.com)

9. Katak pucat pantaiselatan dipastikan masuk dalam spesies baru dari Jawa Barat, ditulis dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Katak pucat pantaiselatan digolongkan sebagai spesies baru dan ditemukan di Jawa Barat. (mongabay.co.id/LIPI)

10. Bunglon Trioceros wolfgangboehmei adalah spesies baru yang ditemukan di Ethiopia, seperti dilaporkan dalam Science Daily

Trioceros wolfgangboehmei masuk sebagai bunglon jenis baru dari Ethiopia. (researchgate.net/Petr Necas)

Beberapa jenis spesies baru di atas mungkin tampak mirip dengan spesies lainnya. Namun, ilmuwan mengelompokkan mereka berdasarkan banyak hal, seperti DNA, genetik, struktur tubuh, bahkan garis evolusinya. Well, semoga artikel ini dapat memperkaya wawasan kamu di bidang flora dan fauna, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎