Isu dampak sawit untuk lingkungan sering menguat ketika perubahan hutan, pelepasan karbon, dan penurunan keanekaragaman hayati. Sawit tidak berdiri sebagai satu-satunya penyebab, tetapi aktivitas pembukaan lahan dan pengelolaan kebun memicu rangkaian perubahan fisik di alam. Tanah, air, udara, dan ruang hidup satwa mengalami penyesuaian yang tidak selalu terlihat secara langsung.
Dampak tersebut muncul melalui proses bertahap dan saling terkait, bukan peristiwa tunggal. Tanpa memahami urutan prosesnya, penilaian terhadap sawit mudah terjebak pada kesimpulan yang tidak utuh. Berikut pembahasan bagaimana perubahan lingkungan terjadi ketika kebun sawit dibangun dan beroperasi.
