Menentukan kapan pemanasan global dimulai bukan sekadar pertanyaan ilmiah. Informasi ini juga penting dalam pembahasan kebijakan iklim, tanggung jawab global, serta target pengurangan emisi.
Banyak perjanjian internasional, termasuk Paris Agreement, menggunakan suhu pada periode 1850–1900 sebagai acuan tingkat suhu “pra-industri”. Dari titik inilah para ilmuwan menghitung seberapa besar pemanasan yang sudah terjadi dan berapa batas aman kenaikan suhu bumi.
Perjanjian tersebut menargetkan agar kenaikan suhu global tidak melebihi 1,5 hingga 2 derajat Celsius dibandingkan dengan tingkat pra-industri. Jika batas tersebut terlampaui, risiko dampak perubahan iklim—seperti cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan gangguan ekosistem—akan meningkat secara signifikan.
Singkatnya, pemanasan global yang kita kenal saat ini mulai muncul pada abad ke-19, ketika emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia mulai memengaruhi sistem iklim bumi secara nyata. Sejak saat itu, suhu global terus meningkat dan bahkan semakin cepat dalam beberapa dekade terakhir.
Memahami bahwa proses ini sudah berlangsung lebih dari satu abad membantu kita melihat bahwa krisis iklim bukanlah masalah yang tiba-tiba muncul. Ini merupakan akumulasi dari keputusan industri dan penggunaan energi selama bertahun-tahun. Karena itu, upaya mengurangi emisi dan melindungi lingkungan menjadi langkah penting untuk memperlambat pemanasan global di masa depan.
Referensi
Britannica. Diakses pada April 2026. Timeline of Climate Change
IESE Business School University of Navvara. Diakses pada April 2026. The History of Global Warming
Prysmian. Diakses pada April 2026. The Industrial Age and Global Warming
UCAR. Diakses pada April 2026. History of Climate Science Research
United Nation. Diakses pada April 2026. What Is Climate Change?
What's Up With That. Diakses pada April 2026. When Did Global Warming Begin?