Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Andalkan Kecerdasan dan Strategi, 15 Spesies Hewan Sosial
Serigala adalah hewan sosial yang cerdas. (teahub.io)

Jika kamu sudah mengetahui kehebatan dan ketangguhan dari hewan soliter, kali ini, kita akan melihat bagaimana cara hewan sosial hidup dan bertahan di alam liar. Karakter hewan sosial dan hewan soliter tentu sangat berbeda. Jika hewan soliter bersifat mandiri, hewan sosial justru sebaliknya, selalu berkelompok dan punya taktik khusus dalam berburu.

Nah, inilah beberapa jenis hewan sosial yang telah jadi penyintas hebat di alam liar. Mayoritas dari mereka punya strategi khusus dalam berburu, lho. Yuk, disimak!

1. Singa cukup kuat jika harus bertarung sendirian. Tapi, mereka termasuk hewan yang saling bergantung, dilansir Britannica

Kawanan singa betina di cagar alam Afrika. (gnome-look.org)

2. Sebagai pesaing dari singa di alam liar, hyena memang suka berburu sekaligus merampas hasil buruan, dicatat dalam National Geographic

Kelompok hyena cukup disegani oleh singa. (fv-berlin.de)

3. Sebagai hewan sosial, paus pembunuh terkenal cerdas dan piawai dalam berburu. Mereka juga sering membunuh hiu besar, lho

Kawanan paus pembunuh adalah penguasa lautan. (dinoanimals.com)

4. Penguin adalah spesies burung yang sangat bersifat sosial. Menurut Sea World, mereka hidup dalam koloni dan bertahan bersama-sama

Penguin adalah spesies burung yang berkoloni. (goodfon.com)

5. World Wildlife mencatat bahwa anjing liar afrika merupakan salah satu spesies yang memiliki ikatan sosial kuat dengan kelompoknya

Ilustrasi anjing liar (safari.com)

6. Meskipun berkarakter sosial, gorila juga bisa hidup secara mandiri. Science Mag melansir bahwa kehidupan mereka sangat kompleks

Gorila punya tatanan sosial yang kompleks. (winudf.com)

7. Koloni rayap sanggup membangun sarang yang megah. Bahkan, mereka sanggup menghancurkan bangunan kayu hanya dalam semalam!

Mayoritas rayap nyaris buta, tapi mereka bisa buat sarang megah. (aardwolfpestkare.com)

8. Tentu saja bebek termasuk hewan sosial. Menurut World Animal Foundation, makin berkelompok, makin panjang usia seekor bebek

Bebek menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam kelompok. (ducks.ca)

9. Dilansir National Geographic, simpanse adalah hewan dengan karakter sosial kuat yang cerdas dan mampu memahami kondisi di sekitarnya

Garis evolusi membentuk simpanse hidup secara berkelompok. (britannica.com)

10. Sistem sosial juga diterapkan pada kuda nil. Dirilis oleh San Diego Zoo, satu kelompok kuda nil terdiri dari 10 hingga 30 ekor

Kuda nil adalah hewan sosial yang ditakuti buaya. (facts.net)

11. Jangan coba-coba mengganggu kawanan lebah. Mereka tergolong agresif dan bisa menyerang siapa saja secara berkelompok

Kawanan lebah bisa menyerang secara berkelompok. (thedailyjournal.com)

12. Piranha digolongkan sebagai hewan sosial. Namun, beberapa jenis dari mereka bersifat kanibal, ditulis dalam Piranha Guide

Beberapa jenis piranha bisa bersifat kanibal. (wallpaperflare.com)

13. Selain cerdas, lumba-lumba terkenal sebagai spesies sosial. Bahkan, Science Alert menulis bahwa mereka punya tatanan sosial kompleks

Lumba-lumba terkenal pintar dan punya strategi dalam berburu. (sandiegozoo.org)

14. Di luar dugaan, sapi adalah hewan yang memegang teguh prinsip sosial. Mereka membentuk ikatan kuat dengan kelompoknya

Sapi bisa membentuk ikatan yang kuat dengan kelompoknya. (wired.com)

15. Dilansir Wolf Watch, serigala adalah hewan sosial paling taktis, cerdas, dan punya sistem hierarki kuat dalam kelompoknya

Serigala adalah hewan sosial yang cerdas. (teahub.io)

Beberapa hewan sosial di atas memang dikenal cerdas dan bisa bertahan hidup di alam liar secara berkelompok. Mereka adalah kebalikan dari hewan soliter yang tentunya sama-sama punya strategi masing-masing dalam berburu dan bertahan hidup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team