Kacang tanah (pixabay.com/Jing)
Kacang tanah punya cara unik dalam penyerbukan sendiri. Proses ini dimulai ketika bagian bawah ovarium yang telah dibuahi (disebut gynophore atau peg) memanjang dan tumbuh ke bawah menuju tanah, lalu menembus tanah. Di dalam tanahlah polong akan berkembang dan matang. Menariknya, geokarpi justru jarang ditemukan pada tumbuhan lain. Sebagian besar tanaman, buahnya tumbuh di atas tanah, tetapi kacang tanah secara aktif “mengubur” buahnya sendiri.
Tanaman dengan kemampuan penyerbukan sendiri menunjukkan bahwa alam selalu punya cara untuk bertahan. Di saat penyerbuk semakin langka, strategi ini menjadi bentuk adaptasi yang luar biasa. Mereka tidak menunggu bantuan, melainkan bergerak dengan mandiri. Dari padi hingga kacang tanah, semuanya menyimpan kecerdikan biologis yang kerap luput dari perhatian kita.
Sumber Referensi :
OFFICE OF THE GENE TECHNOLOGY REGULATOR (TOGTR). (2005). The biology and ecology of rice (Oryza sativa L.) in Australia.
Matsui, T., & Kagata, H. (2003). Characteristics of floral organs related to reliable self‐pollination in rice (Oryza sativa L.). Annals of Botany, 91(4), 473-477. R. Heru Praptana & Hermanto. Gandum Peluang Pengembangan di Indonesia. (2016). Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) Press.