Ilustrasi seekor gajah berjalan menjauh dari sungai (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)
Hewan punya insting kuat dalam membaca perubahan alam. Ketika banjir bandang akan terjadi, satwa liar biasanya bergerak menjauhi sungai. Hewan peliharaan pun kadang menunjukkan perilaku tidak biasa, misalnya gelisah atau naik ke tempat lebih tinggi. Jangan abaikan tanda ini—bisa jadi mereka merasakan ancaman lebih cepat dari manusia.
Sinyal alam memang bisa membantu memperkirakan risiko banjir bandang. Tapi tetap saja, bencana ini banyak dipengaruhi faktor lain: kondisi hulu, bentuk sungai, struktur tanah, hingga tata guna lahan. Ada kalanya banjir bandang muncul tanpa peringatan apa pun.
Karena itu, tetap mengutamakan informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan sistem peringatan dini setempat. Tanda alam boleh jadi petunjuk, namun keputusan tanggap darurat harus berdasarkan data akurat.
Sumber Referensi :
Bucherie, A., Werner, M., van den Homberg, M., & Tembo, S. (2022). Flash flood warnings in context: combining local knowledge and large-scale hydro-meteorological patterns. Natural Hazards and Earth System Sciences, 22(2), 461-480.
https://www.usgs.gov/programs/landslide-hazards/science/early-warning-system#overview