Telur ayam (pexels.fom/Jahra)
Untuk bisa memprediksi warna cangkang telur ayam, mulailah dengan mengamati cuping telinga ayamnya. Warna cuping ayam dapat memberikan petunjuk tentang warna telur yang akan dihasilkan.
Umumnya, ayam betina dengan cuping telinga putih cenderung menghasilkan telur putih, sedangkan ayam betina dengan bulu berwarna dan cuping telinga yang lebih gelap cenderung menghasilkan telur berwarna. Hal ini berlaku untuk sebagian besar jenis ayam komersial. Namun, terdapat pengecualian pada jenis ayam hias yang dipelihara di halaman rumah.
Warna cuping telinga pada ayam dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetika, garis keturunan leluhur, mutasi, serta adaptasi terhadap kondisi lokal. Misalnya, cuping telinga ayam yang berwarna putih dikaitkan dengan pengendapan basa purin, sementara itu, warna lain dihasilkan dari campuran pigmen melanin dan karotenoid.
Telur ayam memiliki warna yang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetika, penyakit, nutrisi, usia, sinar matahari, dan tingkat stres. Beberapa jenis ayam menghasilkan telur mulai dari warna cokelat muda, cokelat tua, hingga biru. Untuk memprediksi warna telur ayam, kamu bisa memperhatikan bagian cuping telinga ayam.