ilustrasi fenomena langit (pexels.com/ZCH)
Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kata 'Equinox' berasal dari bahasa Latin, 'aequus' yang berarti sama dan 'nox' dengan arti malam. Hal ini merujuk pada lamanya waktu siang dan malam yang hampir sama ketika Equinox terjadi.
Sementara menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Equinox sendiri merupakan fenomena astronomi ketika matahari mengitari garis khatulistiwa. Fenomena alam unik ini terjadi dua kali dalam setahun, umumnya pada tanggal 21 Maret dan 23 September.
Ada penyebutan yang berbeda untuk dua fenomena equinox tersebut. Yakni Vernal Equinox yang terjadi di bulan Maret dan Autumnal Equinox pada bulan September.
Artinya yang terjadi di Indonesia kali ini adalah Vernal Equinox. BRIN menyebut bahwa Equinox kali ini terjadi di Indonesia pada 20 Maret 2024.
"Lalu pada 20 Maret, terdapat fenomena Ekuinoks Maret di mana Matahari akan bersinar tepat di garis khatulistiwa dan jumlah siang dan malam hampir sama di seluruh dunia," demikian keterangan BRIN, seperti dilansir situs resminya.