Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tips Merawat Anak Kucing Tanpa Induk agar Tetap Sehat
ilustrasi anak kucing (pexels.com/Nothing Ahead)

  • Pastikan asupan susu yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak kucing yang belum disapih

  • Jaga suhu tubuh agar tetap hangat dengan menyediakan alas tidur yang hangat dan lingkungan yang terproteksi dari angin

  • Bantu proses buang air dengan mengusap lembut area perut dan anus serta perhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Merawat anak kucing tanpa induk jelas memerlukan perhatian ekstra karena mereka belum bisa mengatur suhu tubuh dan juga memenuhi kebutuhan nutrisinya tanpa bantuan. Jika tidak memperoleh perawatan yang tepat, maka kucing akan sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan, seperti dehidrasi, infeksi, hingga pertumbuhan yang terhambat.

Bagi pemilik baru, situasi merawat anak kucing tanpa induk jelas menantang karena berkaitan dengan pemberian makanan, rasa aman, hingga kehangatan yang diperlukan. Namun, dengan pemahaman yang tepat justru bisa memberikan perawatan yang sesuai agar anak kucing tetap sehat dan tumbuh dengan aktif.

1. Pastikan asupan susu yang tepat

ilustrasi anak kucing (pexels.com/Nothing Ahead)

Anak kucing yang belum disapih biasanya memerlukan susu khusus pengganti susu induk yang telah diformulasikan sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Kamu perlu menghindari pemberian susu sapi karena kandungan laktosanya justru bisa menyebabkan diare dan gangguan pencernaan lainnya.

Pemberian susu sebaiknya bisa dilakukan dengan menggunakan botol khusus melalui frekuensi yang disesuaikan dengan usia anak kucing agar tidak sampai kekurangan atau bahkan kelebihan. Jadwal yang teratur bisa membantu untuk memastikan kadar energi tetap stabil dan membantu pertumbuhan organ, serta sistem kekebalan tubuhnya.

2. Jaga suhu tubuh agar tetap hangat

ilustrasi anak kucing (pexels.com/Dương Nhân)

Anak kucing belum mampu untuk mengatur suhu tubuhnya secara optimal, sehingga bisa saja mengalami kedinginan di malam hari. Sediakan alas tidur yang hangat seperti dengan menggunakan kain lembut dan juga botol yang berisi air hangat yang telah dibungkus kain agar suhunya tetap stabil.

Lingkungan yang terlalu dingin bisa memperlambat proses metabolisme dan juga membuat anak kucing rentan kehilangan nafsu makan. Pastikan tempat tidurnya berada di area yang terproteksi dari paparan angin dan tidak sampai lembab agar tidak membuatnya kedinginan.

3. Bantu proses buang air

ilustrasi anak kucing (unsplash.com/Daniel Park)

Pada usia yang sangat mudah, anak kucing belum mampu untuk buang air secara mandiri karena biasanya harus dirancang oleh jilatan induknya. Kamu perlu membantu dengan cara mengusap lembut area perut dan anus dengan menggunakan kapas atau kain hangat setelah pemberian susu.

Langkah ini cukup penting untuk mencegah risiko penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada anak kucing. Lakukanlah dengan penuh kehati-hatian dan konsisten agar sistem ekskresinya berkembang secara normal.

4. Perhatikan kebersihan dan kesehatan

ilustrasi dokter hewan (unsplash.com/Judy Beth Morris)

Kebersihan lingkungan ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak kucing yang masih memiliki sistem imunitas lemah. Sebaiknya bersihkan tempat tidur secara rutin dan pastikan bahwa peralatan makannya selalu dalam keadaan higienis untuk mencegah risiko infeksi.

Lakukan pemeriksaan ke dokter hewan untuk memastikan bahwa memang pertumbuhannya berjalan dengan baik dan memperoleh jadwal vaksinasi yang sesuai. Deteksi dini terhadap gejala seperti diare, lesu, hingga bersin yang berkepanjangan dapat membantu untuk memberikan penanganan yang cepat dan tepat.

Merawat anak kucing tanpa induk memang memerlukan kesabaran dan komitmen yang tinggi. Dengan perawatan yang tepat dan penuh perhatian, maka anak kucing bisa tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik. Perlu perhatian ekstra dalam membesarkan anak kucing tanpa induk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team