ilustrasi makanan sisa (pexels.com/Rachel Claire)
Sedari kecil kita sudah diajarkan untuk tidak membuang-buang makanan. Bukan tanpa sebab, larangan ini sebenarnya mengingatkan kita bahwa masih banyak orang di luar sana yang menderita kelaparan dan kekurangan gizi.
Selain masalah etis, membuang makanan berarti kamu juga telah menyia-nyiakan uang dan sumber daya alam lainnya, seperti tanah, air, dan energi yang digunakan untuk memproduksinya. Tak hanya itu, membuang makanan ikut memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan, lho!
Dilansir BBC Earth, ada sekitar 1,3 ton makanan yang terbuang begitu saja setiap tahunnya. Apalagi, sebagian sampah sisa makanan itu terbuang sia-sia di tempat pembuangan akhir. Sisa makanan yang sudah dibuang tersebut akan dibiarkan membusuk begitu saja dan akhirnya menghasilkan gas metana.
Gas metana inilah yang berdampak terhadap pemanasan global. So, secara tidak langsung maka membuang makanan juga memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim. Oleh sebab itu, pastikan kamu selalu menghabiskan makanan yang ada di piringmu dan ambil atau pesan makanan secukupnya saja.