Anjing mungkin makan kotoran karena mereka memang menyukainya. Indra penciuman dan pengecapan anjing berbeda dengan manusia, dan mereka mungkin dapat mendeteksi lemak, protein, atau bahan lain yang tidak tercerna dan berbau lezat. Dijelaskan The Kennel Club, anjing mungkin juga menyukai tekstur tinja tertentu, mereka seringkali menyukai tinja yang lebih kencang dan segar, terutama jika tinja tersebut berumur kurang dari dua hari.
Mamalia ini juga menggunakan mulut untuk membantunya memahami dunia. Misalnya, menjilati wajah si pemilik, membawa barang di sela-sela giginya, atau bermain dengan mainan atau bola. Bagi anjing, memakan kotoran mungkin merupakan cara lain untuk memeriksa sesuatu yang menurut mereka menarik.
Jika kamu beberapa kali memergoki anabul kesayanganmu makan kotoran, atau kamu mengkhawatirkan kesehatan atau perilakunya, segera hubungi dokter hewan untuk meminta nasihat, terutama jika ini merupakan masalah baru. Dokter hewan akan memberikan solusi untuk mengatasinya.
Apakah ada faktor nutrisi yang menyebabkan perilaku ini? | Ya. Anjing yang makan kotoran mungkin kekurangan nutrisi tertentu dalam makanannya. Mereka mungkin berusaha mencari nutrisi yang tidak terserap sempurna dalam sistem pencernaan mereka dan keluar bersama kotoran. Selain itu, masalah malabsorpsi atau parasit juga bisa menyebabkan anjing kelaparan secara nutrisi. |
Apakah perilaku makan kotoran berbahaya bagi kesehatan anjing? | Bisa jadi. Meskipun sering kali tidak fatal, kotoran dapat mengandung bakteri berbahaya, virus, atau telur parasit (cacing) yang dapat menyebabkan anjing sakit atau terinfeksi penyakit serius. |
Kapan harus membawa anjing ke dokter hewan terkait perilaku ini? | Segera bawa ke dokter hewan jika perilaku ini muncul secara tiba-tiba, diikuti dengan gejala lain seperti penurunan berat badan, muntah, diare, atau lesu, untuk memastikan apakah ada penyakit mendasar seperti penyakit pankreas atau infeksi parasit. |