Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
makna barongsai di hari Imlek
ilustrasi Barongsai (unsplash.com/Donny Haryadi)

Intinya sih...

  • Barongsai mengusir energi jahat dan membawa keberuntungan

  • Tradisi melempar angpao untuk menyambut Dewa Kekayaan

  • Barongsai memeriahkan perayaan dan melestarikan budaya Tionghoa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hari Imlek, atau perayaan Tahun Baru Imlek, merupakan momen yang sangat penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Selama perayaan ini, berbagai tradisi dan kebiasaan unik dijalankan untuk membawa keberuntungan dan kebahagiaan di tahun yang baru.

Salah satu elemen yang tak terpisahkan dari perayaan Imlek adalah pertunjukan Barongsai, tarian singa yang penuh warna dan dinamis. Namun, apa saja fungsi dan makna Barongsai di Hari Imlek? Simak penjelasannya dan Barongsai melambangkan apa di bawah ini. 

1. Mengusir energi jahat

ilustrasi barongsai (unsplash.com/Gary Tou)

Menurut buku The Art of Lion Dance (2016), Barongsai memiliki akar sejarah yang dalam. Barongsai dipercaya memiliki kekuatan mistis untuk mengusir makhluk jahat dan membawa keberuntungan.

Dalam mitologi Tionghoa, singa dianggap sebagai simbol keberanian dan kekuatan. Dengan gerakan yang lincah dan warna-warna cerah, Barongsai diharapkan dapat mengusir roh jahat yang mungkin berkeliaran di sekitar masyarakat pada awal tahun baru.

"Pada dasarnya, barongsai berfungsi untuk mendatangkan rejeki di satu sisi, dan di sisi lain, untuk mengusir energi negatif." tulis Joey Yap dalam buku The Art of Lion Dance

2. Menyambut Dewa Kekayaan

Selama pertunjukan Barongsai, ada tradisi melempar angpao atau amplop merah berisi uang ke arah singa. Ini bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga diyakini sebagai cara untuk menyambut Dewa Kekayaan.

Melibatkan partisipasi aktif dari penonton, momen melempar angpao ini menciptakan atmosfer sukacita dan kebersamaan. 

3. Memeriahkan perayaan

ilustrasi barongsai (pixabay.com/Tamkung)

Selain memiliki makna spiritual, pertunjukan Barongsai juga memiliki fungsi untuk memeriahkan lingkungan sekitar. Dengan gerakan yang energetik, musik yang kencang, dan warna-warna yang mencolok, Barongsai menciptakan atmosfer yang penuh semangat dan meriah.

Ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk bersatu dalam kegembiraan perayaan Imlek. 

"Tarian ini selalu dipentaskan pada festival-festival penting, seperti Tahun Baru Imlek, namun juga dapat menjadi bagian dari pernikahan, perayaan, acara resmi, dan bahkan pemakaman," dikutip dari The Art of Lion Dance (2016). 

4. Melestarikan budaya Tionghoa

Ilustrasi barongsai di Hong Kong (unsplash.com/@scribblinggeek)

Barongsai bukan hanya sekadar pertunjukan tarian, tetapi juga sebuah bentuk seni tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui pertunjukan Barongsai, masyarakat Tionghoa berusaha melestarikan dan menghargai warisan budaya mereka.

Generasi muda diajak untuk mengenal dan mencintai seni ini sebagai bagian penting dari identitas budaya mereka.

5. Simbol kesuksesan dan kemakmuran

Barongsai juga dianggap sebagai simbol kesuksesan dan kemakmuran. Dengan gerakan yang terkoordinasi dan lincah, singa dalam pertunjukan ini diharapkan membawa keberuntungan dan kesuksesan di bidang ekonomi dan bisnis.

Oleh karena itu, banyak perusahaan dan toko yang mengundang pertunjukan Barongsai sebagai bagian dari upacara pembukaan atau perayaan tahun baru.

6. Asal-usul barongsai

ilustrasi barongsai (unsplash.com/Donny Haryadi)

Menurut buku The Art of Lion Dance, hewan Barongsai memiliki akar dalam legenda Tionghoa kuno. Konon, seekor monster bernama "Nian" (dapat diartikan sebagai "binatang buas") sering muncul untuk menakuti penduduk desa.

Namun, penduduk desa menemukan bahwa Nian takut pada warna merah, suara keras, dan gerakan yang dinamis. Oleh karena itu, untuk menjauhkan Nian, mereka menggunakan dekorasi merah, petasan, dan tarian yang kini dikenal sebagai tarian Barongsai.

Dengan fungsi dan makna barongsai yang kaya, Barongsai menjadi elemen tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Melalui tarian ini, masyarakat Tionghoa tidak hanya merayakan pergantian tahun, tetapi juga menyatukan diri dalam semangat kebersamaan, tradisi, dan harapan akan keberuntungan di masa yang akan datang.

FAQ seputar makna Barongsai di Hari Imlek

Mengapa gerakan Barongsai sering kali terlihat seperti tarian bela diri?

Hal ini dikarenakan gerakan Barongsai berakar dari teknik Kung Fu. Pemain Barongsai (khususnya bagian kepala) harus memiliki kuda-kuda yang sangat kuat dan keseimbangan yang baik agar bisa melakukan gerakan akrobatik yang sinkron dengan pemain bagian ekor.

Apa makna filosofis dari musik pengiring Barongsai yang sangat berisik?

Suara keras dari drum, gong, dan simbal bukan sekadar pengiring, melainkan melambangkan kekuatan yang menggetarkan. Suara tersebut dimaksudkan untuk menakuti makhluk jahat (seperti monster Nian) dan sebagai simbol sukacita yang membangkitkan semangat masyarakat.

Mengapa Barongsai sering diberikan "Angpao" oleh penonton?

Memberikan angpao kepada Barongsai merupakan simbol rasa terima kasih dan berbagi rezeki. Masyarakat percaya bahwa dengan memberikan sedekah melalui Barongsai, mereka akan mendapatkan berkat kesehatan dan kelancaran bisnis sepanjang tahun.

Editorial Team