Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Buah apel
Buah apel (pexels.com/Suzy)

Intinya sih...

  • Apel mengambang karena kaya akan udara di dalam jaringan sponsnya, membuatnya memiliki struktur ringan dan porous.

  • Kandungan serat larut pektin dan udara di dalam apel menyebabkan daya apungnya, menjadikannya tidak tenggelam di air.

  • Buah lain seperti kelapa, pisang, semangka, lemon, dan labu juga dapat mengapung karena memiliki rongga udara pada kulit atau dagingnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam dunia sains, ada saja hal-hal unik yang patut dipertanyakan. Misalnya, sebuah apel berukuran sedang tetap mengambang di atas permukaan air. Jika dibandingkan satu buah apel dengan satu biji anggur, mengapa sebiji buah anggur tenggelam sedangkan apel tetap terlihat di atas permukaan air?

Nah, pada artikel ini kita akan menjelaskan lebih dalam mengapa apel bisa mengambang di atas air dan apa yang membuatnya berbeda dari buah anggur yang kecil namun tetap tenggelam?

Mengenal lebih dalam kandungan buah apel

ilustrasi buah apel (pexels.com/Vincenzo Malagoli)

Apel termasuk salah satu jenis buah yang paling populer di berbagai negara dan mudah ditemukan. Buah ini kaya akan serat, Vitamin C, antioksidan, dan rendah kalori. Apel biasanya dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi jus yang menyegarkan, terdapat berbagai jenis apel dengan beragam warna dan ukuran.

Sebagian besar apel lebih dominan mengandung karbohidrat dan air. Untuk satu ukuran buah apel dengan berat 182 gram mengandung 4,37 nutrisi. Sebagian seratnya berasal dari serat larut yaitu serat pektin. Serat larut ini dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan seperti mengelola gula darah dan kolesterol.

Tidak hanya kandungan yang baik untuk kesehatan. Apel juga mengandung banyak udara di dalam jaringan sponsnya. Diperkirakan sekitar 25% volumenya adalah udara, kandungan udara inilah yang menyebabkan mengapa apel bisa mengambang di atas permukaan air. Apel memiliki sel-sel yang berisi udara, hal ini membuat apel memiliki struktur yang ringan dan porous.

Logika Archimedes di balik apel yang mengambang

ilutsrasi buah apel (unsplash.com/Matheus Cenali)

Setidaknya, 85% air terdapat pada satu buah apel, begitupun dengan buah lainnya yang memiliki kandungan air lebih banyak. Tetapi, yang membedakan adalah kantung udara internalnya. Kantung-kantung kecil ini menciptakan daya apung. Udara yang terjebak dalam kantung inilah yang membuat apel memiliki massa jenis lebih rendah sehingga apel tidak tenggelam.

Peristiwa ini dapat dijelaskan melalui prinsip Archimedes, yaitu ketika suatu objek ditempatkan dalam fluida, objek tersebut mengalami gaya ke atas yang sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh objek tersebut.

Bagian kulitnya juga dilapisi lilin alami yang membantu agar buah tetap terhidrasi sekaligus mendukung daya apung. Lilin ini berfungsi mengurangi penyerapan air dan menjaga agar sebagian udara tetap terperangkap di dalam rongga bagian dalam.

Buah apa saja yang bisa mengapung di atas air?

Buah kelapa (pexels.com/Nipananlifestyle.com)

Tidak hanya apel saja, lho. Beberapa jenis buah juga berhasil mengapung di atas air seperti kelapa, pisang, semangka, lemon, dan labu. Buah-buahan tersebut cenderung memiliki ukuran yang lebih besar dari apel, namun bagaimana bisa mereka tetap bertahan di atas air?

Kelapa bisa mengapung karena kulit luar kelapa berserat dan dominan berisi kantung udara, yang mengurangi kepadatan keseluruhannya. Bisa dibilang ketika suatu benda memiliki kepadatan yang lebih rendah daripada cairan tempatnya berada, benda tersebut mengalami gaya ke atas yang memungkinkannya mengapung. Sementara itu, semangka mengapung di air karena memiliki struktur internal yang ringan dan sel-sel berongga dalam kulitnya.

Berbeda dengan buah anggur, buah sekecil ini justru tenggelam dalam air. Sebab buah anggur tidak memiliki rongga udara dalam dagingnya. Keseluruhannya sangat padat yang sebagian besar diisi oleh gula dan air. Kulitnya pun sangat tipis, tidak ada celah untuk udara masuk ke dalamnya.

Demikian penjelasan mengenai buah apel yang mengambang di atas air. Bisa disimpulkan, jika buah-buahan berhasil mengambang artinya buah tersebut memiliki rongga udara pada kulit atau dagingnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team