Singapore-MIT Alliance for Research and Technology (SMART) bersama National University of Singapore (NUS) baru saja mengembangkan sistem kendali berbasis kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk robot lunak (soft robots).
Sistem ini memungkinkan lengan robot lunak mempelajari beragam gerakan dan tugas hanya sekali, lalu menyesuaikannya secara fleksibel ke situasi baru tanpa perlu pelatihan ulang atau kehilangan fungsinya.
Terobosan ini membawa robotika lunak semakin dekat ke tingkat adaptabilitas mirip manusia. Hal ini membuka peluang besar untuk aplikasi dunia nyata seperti robot asistif, robot rehabilitasi, hingga perangkat medis dan wearable berbahan lunak yang lebih cerdas, serbaguna, dan aman.
