Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
13 Negara  Asia-P:asifik Siap Bertarung di Queen Sirikit Cup 2026
Turnamen golf putri amatir Queen Sirikit Cup 2026 siap digelar di Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Queen Sirikit Cup 2026 resmi dibuka di Sentul Highlands Golf Club, menandai kembalinya turnamen golf putri amatir Asia-Pasifik ke Indonesia setelah terakhir digelar pada 2009.
  • Sebanyak 13 negara berpartisipasi dengan pemain terbaiknya, sementara panitia memastikan kesiapan teknis dan kenyamanan peserta melalui kolaborasi antara PGI, pemerintah, serta sponsor.
  • Turnamen edisi ke-46 ini menjadi ajang penghormatan bagi mendiang Queen Sirikit dan akan menyajikan persaingan ketat empat hari dalam format stroke play beregu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Turnamen golf putri amatir Asia-Pasifik bertajuk Queen Sirikit Cup 2026 resmi dimulai di Sentul Highlands Golf Club, Selasa (12/6/2026). Acara pembukaan ajang ini tuntas terlaksana pada Senin (11/5/2026).

Terakhir kali Indonesia menggelar turnamen golf berskala Asia-Pasifik terjadi pada 2009. Kini, pada 2026, kembalinya turnamen ini ke Tanah Air menjadi ajang penghormatan khusus bagi mendiang Queen Sirikit yang wafat tahun lalu.

"Kita semua berkumpul untuk mengenang sosok Queen Sirikit yang baru saja meninggalkan kita. Visi beliau dalam mempererat persahabatan antarnegara melalui golf akan terus hidup di lapangan ini," ujar Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, dalam keterangannya.

1. Sebanyak 13 negara turut serta dalam ajang ini

Turnamen golf putri amatir Queen Sirikit Cup 2026 siap digelar di Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sebanyak 13 negara telah mengirimkan skuad terbaiknya di ajang ini, mulai dari Australia, Korea Selatan, China, Thailand, Vietnam, Jepang, hingga tuan rumah Indonesia untuk bersaing di lapangan Sentul Highlands.

"Sentul Highlands bukan sekadar lapangan golf. Ini adalah perpaduan keindahan alam pegunungan Bogor dengan standar fasilitas kelas dunia. Kami berkomitmen menjadikan Sentul Highlands sebagai venue yang diakui di tingkat internasional," kata Direktur Sentul Highlands Golf Club, Laurie Kumala.

Dengan deretan pemain yang memiliki peringkat dunia mentereng, turnamen ini dipastikan menjadi panggung bagi para calon bintang masa depan untuk menunjukkan ketangkasannya.

2. Panitia mempersiapkan teknis sebaik mungkin

Turnamen golf putri amatir Queen Sirikit Cup 2026 siap digelar di Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Chairman Queen Sirikit Cup 2026, Netty Hariadi, memastikan seluruh persiapan teknis telah mencapai level sempurna. Kenyamanan dan sportivitas bagi 13 negara peserta menjadi prioritas utama panitia.

Netty juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang memungkinkan Indonesia kembali menjadi tuan rumah setelah hampir dua dekade. Sinergi antara Persatuan Golf Indonesia (PGI), pemerintah, dan sponsor menjadi kunci.

"Kami menyambut kehadiran para atlet terbaik Asia-Pasifik dengan rasa hormat yang tinggi. Kami ingin memastikan edisi ke-46 ini jadi yang paling berkesan, baik dari segi teknis maupun sebagai bentuk penghormatan bagi sejarah turnamen ini," kata Netty.

3. Persaingan ketat akan tersaji di turnamen ini

Turnamen golf putri amatir Queen Sirikit Cup 2026 siap digelar di Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sekretaris Jendral PGI, Suharsono, juga mengungkapkan rasa bangganya atas kembalinya ajang ini ke Indonesia. Menurutnya, setelah 17 tahun, Indonesia siap menyuguhkan standar penyelenggaraan yang lebih tinggi bagi dunia internasional.

"Setelah 17 tahun, Queen Sirikit Cup kembali ke Indonesia. Kehormatan ini bertepatan dengan penghormatan bagi mendiang Ratu Thailand, yang menjadikan setiap pukulan di lapangan ini memiliki makna lebih dari sekadar skor," ujar Suharsono.

Persaingan akan berlangsung ketat selama empat hari ke depan dengan format stroke play beregu. Sentul Highlands siap menjadi saksi siapa yang akan meneruskan tongkat estafet prestasi di kancah golf amatir putri di Queen Sirikit Cup 2026.

Editorial Team