Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pemain EPL yang Mencetak Hattrick ke Gawang Mantan Timnya
Chris Wood (nottinghamforest.co.uk)

Bagi seorang pemain, bertemu mantan tim merupakan pengalaman yang cukup emosional, terutama jika mempunyai banyak kenangan manis bersama tim sebelumnya. Hal itulah yang membuat ia tak melakukan selebrasi ketika mencetak gol atau meraih kemenangan.

Namun, sebagai pemain profesional, tentunya ia harus tampil penuh bagi tim barunya. Seperti yang dilakukan Chris Wood ketika menghadapi Newcastle United. Penyerang senior Nottingham Forest tersebut berhasil membukukan hattrick ke gawang mantan timnya untuk membawa klub meraih tiga poin.

Menariknya, Wood bukanlah pemain English Premier League (EPL) pertama yang menyarangkan tiga gol ke jala mantan timnya. Termasuk Wood, berikut empat pemain EPL yang mencetak hattrick ke gawang mantan timnya.

1. Andy Cole menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick ke gawang mantan tim

Andy Cole (twitter.com/ChampionsLeague)

Andy Cole menjadi pemain pertama yang menyarangkan hattrick ke jala mantan timnya. Pertandingan tersebut terjadi ketika Cole yang membela Manchester United bertemu Newcastle United pada 1999. Dalam laga tersebut, Cole berhasil mencetak empat gol dalam kemenangan Manchester United 5-1 atas Newcastle United.

Cole membuka keran gol Manchester United pada menit ke-14 berkat assist dari Paul Scholes. Newcastle sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Henning Berg. Cole kembali membuat The Red Devils unggul berkat gol keduanya pada menit ke-46 lagi-lagi memanfaatkan umpan manis Scholes.

Newcastle United makin tertekan setelah Nikolaos Dabizas mendapat kartu merah. Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan Cole untuk menambah dua gol. Pesta gol tersebut ditutup Ryan Giggs yang membuat Manchester United mengamankan tiga poin.

Bagi Cole, Newcastle United merupakan tim yang membesarkan namanya. Ia membantu The Magpies promosi ke kasta teratas Liga Inggris pada 1992/1993. Semusim berselang, Cole menjadi top skor dengan 34 gol serta dinobatkan sebagai pemain muda terbaik.

2. Marcus Bent membawa Wigan Athletic menang atas Blackburn Rovers

Marcus Bent (twitter.com/LaticsOfficial)

Marcus Bent merupakan pemain yang kerap bergonta-ganti tim selama kariernya. Dua tim di antaranya adalah Blackburn Rovers dan Wigan Athletic. Bent lebih dahulu membela Blackburn Rovers pada 2000--2002. Kemudian, pada 2007/2008, Bent membela Wigan Athletic dengan status pinjaman dari Charlton Athletic.

Ketika membela Wigan, Bent kembali bertemu Blackburn Rovers. Duel kedua tim tersebut berlangsung cukup sengit dengan hasil akhir 5-3 untuk kemenangan Wigan. Penyerang yang pernah membela Mitra Kukar tersebut berhasil membukukan hattrick, sementara dua gol lainnya dicetak Denny Landzaat dan Paul Schraner. Di sisi lain, tiga gol dari Roque Santa Cruz tak mampu menyelamatkan Blackburn dari kekalahan.

3. Josh King berhasil mengejutkan Everton di hadapan pendukungnya sendiri

Josh King (premierleague.com)

Josh King dibeli Everton pada 2021 dari AFC Bournemouth untuk menambah daya gedor. Namun, pemain asal Norwegia tersebut tak sekali pun mencetak gol dari sebelas kali diturunkan. Hal tersebut membuatnya dilepas kepada Watford pada akhir musim.

Setelah dilepas, King justru mampu membuat Everton tertunduk ketika bertemu Watford. Terlebih, pertandingan tersebut digelar di markas Everton, Goodison Park. Everton sebenarnya unggul terlebih dahulu melalui aksi Tom Davies. Namun, King berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga paruh pertama usai.

Everton lagi-lagi unggul pada menit ke-63 berkat sontekan Richarlison. Pada menit ke-79, Watford kembali menyamakan kedudukan melalui Juraj Kucka. Memasuki akhir pertandingan, King menjadi bencana bagi Everton berkat dua gol tambahan, sekaligus mencetak hattrick. Kemenangan Watford ditutup Emmnauel Dennis yang membuat Watford menang 5-2 atas Everton.

4. Chris Wood menjadi mimpi buruk Newcastle United

Chris Wood (nottinghamforest.co.uk)

Newcastle United gagal meraih kemenangan di Boxing Day menghadapai Nottingham Forest. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, The Magpies sempat unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Alexander Isak. Jelang babak pertama usai, Newcastle dikejutkan oleh gol Chris Wood pada injury time babak pertama.

Pada babak kedua, petaka menghampiri Newcastle setelah Wood mencetak gol keduanya pada menit ke-53. Ia mampu mengacak-acak lini pertahanan Newcastle. Pemain asal Selandia Baru tersebut lalu mencetak hattrick pada menit ke-60 untuk menambah keunggulan Forest. Newcastle yang terus melancarkan serangan tak mampu menjebol gawang Forest yang dijaga Matt Turner hingga akhir pertandingan.

Bagi Wood, hattrick tersebut merupakan pembuktian kepada mantan timnya. Selama bermain untuk Newcastle, Wood hanya sanggup mencetak 5 gol dari 39 pertandingan di semua kompetisi. Musim ini, Wood sudah mencetak 7 gol dari 17 pertandingan bagi Forest di EPL. Ini juga merupakan hattrick kedua Wood di EPL. Sebelumnya, ia melakukan hal serupa ketika masih membela Burnley.

Keempat pemain tersebut berhasil membuat mantan timnya tertunduk dengan lesakkan hattrickMencetak gol ke jala mantan tim juga pasti menjadi momen yang emosional bagi mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team