ilustrasi sepak bola (pixabay.com/rojesh55)
Sebanyak dua atlet legendaris, Andi Ramang dan Afdiharto Mardi Lestari, mendapatkan Bintang Jasa Nararya. Ramang memang bukan pemain kaleng-kaleng di era 1950-an. Berjuluk Si Kancil, Ramang merupakan salah satu striker terbaik yang dimiliki Indonesia. Dia mampu mencetak 10 gol dalam 18 penampilannya bersama Timnas.
Bahkan, Ramang sempat berhadapan dengan kiper legendaris asal Rusia, Lev Yashin, di Olimpiade 1956. Dalam momen itu, beberapa kali Ramang nyaris saja menjebol gawang Yashin, namun tak berhasil.
Selain itu, ada pula Mardi Lestari yang menerima tanda kehormatan dari Prabowo. Mardi merupakan mantan atlet atletik Indonesia dari nomor sprint 100 dan 200 meter.
Mardi sempat menjadi Manusia Tercepat se-Asia dengan menembus semifinal Olimpiade 1988 Seoul dan bertanding dengan para atlet top dunia seperti Ben Johnson. Selain itu, Mardi juga pernah berjaya dengan meraih medali emas di SEA Games (1989-1993). Mardi tercatat memegang rekor nasional sprint 100 meter dengan catatan waktu 10,20 detik yang bertahan sejak 1989 hingga 2009 sebelum dipecahkan oleh Suryo Agung Wibowo.