Jakarta, IDN Times - Olahraga tak lagi berhenti di lapangan atau pusat kebugaran. Di kota besar, aktivitas fisik telah menjadi gaya hidup. Lari pagi di jalan protokol, kelas pilates selepas kerja, gowes akhir pekan, hingga sesi recovery dengan teknologi terbaru, kini jadi bagian dari rutinitas generasi aktif.
Gaya hidup sehat itu tak lagi dipahami sekadar rutinitas medis. Di kota-kota besar, terutama di kalangan anak muda, kesehatan telah menjelma menjadi bagian dari identitas. Olahraga yang kini rutin dijalani, perlahan dipadukan dengan pola makan, pemulihan, dan teknologi sebagai satu lifestyle sehat yang dijalani dengan kesadaran penuh.
Di tengah perubahan cara pandang itu, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan usia harapan hidup global terus meningkat. Namun, laporan Global Burden of Disease mengingatkan banyak orang justru menghabiskan tahun-tahun akhir hidup dalam kondisi kesehatan yang menurun.
Artinya, tantangan hari ini bukan hanya soal umur panjang, tetapi bagaimana tetap bugar dan berdaya sepanjang usia produktif.
Kebutuhan itulah yang mendorong lahirnya Ageless Festival 2026. Sebuah health fair terbuka berskala besar yang akan digelar pada 6–7 Juni 2026 di NICE PIK 2, Jakarta. Dengan estimasi kehadiran sekitar 10 ribu pengunjung, festival ini diposisikan sebagai ruang temu bagi masyarakat urban yang menjadikan olahraga dan kesehatan sebagai bagian dari identitas hidup.
