Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mulai dari nol dalam karier bulu tangkisnya. Cedera parah yang sempat membelit, memaksa Ginting untuk berkompetisi dari bawah demi bisa masuk ke papan atas dunia.
Karena tak mengambil kebijakan proteksi dengan cepat, ranking Ginting di klasemen dunia terlempar jauh. Setelah sempat masuk delapan besar dunia, Ginting kini merosot ke peringkat 50. Titik terendah Ginting adalah menempati peringkat 88 dunia, yang terjadi pada September 2025. Tentunya, itu bukan habitat Ginting di klasemen dunia.
