Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ASN Run 2026 Digelar, Meriahkan HUT ke-81 RI
Peluncuran ASN Run 2026 di Kemenpora, Rabu (1/4/2026). (IDN Times/Tino).
  • ASN Run 2026 digelar untuk merayakan HUT ke-81 RI dengan dua kategori lomba, yaitu lari luring dan virtual yang terbuka bagi ASN maupun masyarakat umum.
  • Kategori luring berlangsung di Senayan pada 6 September 2026 dengan rute baru, melibatkan komunitas, serta menawarkan jarak 5K dan 10K dengan biaya pendaftaran berbeda untuk ASN dan non-ASN.
  • Kategori virtual gratis menantang peserta menempuh total 81 km secara beregu selama 48 hari, sementara aturan jam lari kini dibebaskan seiring wacana WFH.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - ASN Run 2026 kembali digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Ajang ini menghadirkan dua kategori lomba berbeda, yakni lari luring dan virtual.

Kendati bertajuk ASN Run, lomba lari ini tidak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara, tetapi juga terbuka untuk publik secara luas. Ajang ini merupakan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga di Tanah Air.

ASN Run berawal dari ASN Runners yang komunitasnya kian membesar sejak 2021 lalu. Komunitas ini terbentuk untuk mendorong pelayan publik yang tangguh.

"Kami teman-teman ASN punya satu kesamaan, punya satu hobi yang sama untuk mencintai lari, dunia lari, olahraga, dan punya satu kesadaran ASN itu harus sehat loh. ASN itu harus kuat, bugar. Kenapa? Karena kami adalah pelayan publik yang berada di garis terdepan," kata Ketua Pelaksana ASN Run 2026, Shendy Maria Ariel, dalam jumpa pers di Kemenpora, Rabu (1/4/2026).

1. Kategori luring sediakan rute baru dan libatkan komunitas

Untuk kategori luring, perlombaan akan start dari Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senayan, Jakarta pada 6 September 2026 mendatang. Panitia menawarkan rute baru dan menargetkan 2.000 peserta.

Panitia membuka kategori dengan jarak tempuh 5K dan 10K yang pendaftarannya telah dibuka hingga 24 Mei 2026. Untuk kategori 5K dipatok seharga Rp199 ribu (ASN) dan Rp249 ribu (non-ASN), sementara untuk jarak 10K peserta dikenakan biaya sebesar Rp299 ribu (ASN) dan Rp349 ribu (non-ASN).

"Rutenya pasti juga rute yang baru. Kami juga akan melibatkan teman-teman komunitas sebagai pengisi acara, pacer, dan lain-lain," ujar Shendy.

2. Tantangan lari virtual gratis sejauh 81 km

Bagi peserta di luar Jakarta atau yang lebih menyukai fleksibilitas, kategori virtual hadir sebagai opsi menarik yang bisa diikuti secara gratis. Pendaftaran jalur virtual akan dibuka mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2026.

Kategori ini menargetkan 20 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Para peserta ditantang menuntaskan jarak total sejauh 81K yang disesuaikan dengan angka usia kemerdekaan RI.

Perlombaan ini dilakukan dengan format beregu dengan lima orang per tim, minimal satu perempuan. Perhitungannya berlangsung selama 48 hari, mulai 1 Juli hingga 17 Agustus 2026.

3. Aturan jam lari dibebaskan karena wacana WFH

Race Director Virtual ASN 2026, Septia Yudhi Nugraha, menjelaskan ada sedikit perubahan regulasi yang diterapkan pada edisi tahun ini. Jika tahun lalu jam aktivitas lari dibatasi hanya boleh dilakukan di luar jam kerja, kini aturan tersebut resmi dihapuskan oleh panitia.

"Karena tahun ini ada wacana WFH dan sebagainya, jadi kami tidak batasi jam aktivitas," kata Septia Yudhi.

Meski jam lari dibebaskan, panitia tetap mengultimatum para peserta dari kalangan ASN untuk tidak melalaikan tanggung jawab utamanya kepada masyarakat.

"Tapi tetap kami sarankan untuk mengutamakan tugas dan fungsi sebagai ASN," ujar Septia Yudhi.

Editorial Team