Bayangkan pemain Los Angeles Lakers duduk di aula besar Hogwarts. Mereka menunggu giliran memakai Sorting Hat. Dunia NBA bertemu dunia sihir Harry Potter. Hasilnya unik, tetapi masuk akal.
Kita, misalnya, bisa melihat kepribadian mereka dari cara bermain di lapangan. Tiap pemain tentu punya gaya sendiri. Gaya itu mencerminkan nilai yang cocok dengan asrama tertentu. Kita tidak hanya melihat ketangkasan, tetapi juga mental, sikap, dan cara mereka mengambil keputusan.
Kalau starting five Lakers sekolah di Hogwarts, berangkali begini pembagian asrama mereka:
