Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/eric anada)

Intinya sih...

  • Kunlavut Vitidsarn (Thailand) juara sektor tunggal putra

  • Ratchanok Intanon (Thailand) keluar sebagai juara di sektor tunggal putri

  • Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) juara di sektor ganda putra

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Indonesia Masters kembali menjadi perhatian pencinta bulu tangkis karena akan segera digelar pekan ini. Turnamen BWF Super 500 tersebut berlangsung pada 20–25 Januari 2025 di Istora Senayan, Jakarta, dan menjadi salah satu agenda penting di awal musim. Bagi Indonesia, ajang ini sekaligus menjadi momentum untuk memperbaiki hasil kurang maksimal pada edisi sebelumnya.

Pada Indonesia Masters edisi terakhir, tak satu pun gelar berhasil diamankan wakil tuan rumah. Thailand justru tampil sebagai juara umum, sementara tiga gelar lainnya masing-masing diraih oleh Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang. Dengan kondisi tersebut, menarik untuk menilik siapa saja pemain yang kini berstatus sebagai juara bertahan Indonesia Masters.

1. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) menjuarai sektor tunggal putra

Kunlavut Vitidsarn menjadi salah satu juara bertahan Indonesia Masters dari sektor tunggal putra. Pada edisi sebelumnya, pebulu tangkis asal Thailand itu tampil sebagai unggulan keempat dan berhasil melangkah hingga partai final. Ia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Jonatan Christie yang saat itu menempati unggulan ketiga.

Pertarungan Kunlavut kontra Jonatan berlangsung ketat dan harus ditentukan lewat tiga game. Kunlavut akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 21-18, 17-21, dan 21-18 dalam durasi 1 jam 17 menit. Pada edisi kali ini, keduanya kembali turun sebagai pemain unggulan, dengan Kunlavut berstatus unggulan pertama dan Jonatan tetap menempati unggulan ketiga.

2. Ratchanok Intanon (Thailand) keluar sebagai juara di sektor tunggal putri

Ratchanok Intanon menjadi juara bertahan di sektor tunggal putri Indonesia Masters. Pada edisi sebelumnya, ia tampil sebagai unggulan keenam dan sukses menaklukkan wakil Korea Selatan, Sim Yu Jin, yang saat itu tidak diunggulkan. Kemenangan itu diraih dalam dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-17, dalam durasi 48 menit.

Pada edisi Indonesia Masters 2026, Ratchanok Intanon akan turun sebagai unggulan ketiga di sektor tunggal putri. Sementara itu, Sim Yu Jin, dipastikan tidak akan bertanding tahun ini. Dengan kondisi ini, publik pun menanti apakah Intanon mampu kembali menegaskan dominasinya di Istora Senayan?

3. Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) juara di sektor ganda putra

Man Wei Chong/Kai Wun Tee menjadi juara bertahan di sektor ganda putra Indonesia Masters. Pada edisi sebelumnya, pasangan Malaysia ini menempati unggulan ketujuh dan berhasil mengejutkan publik dengan menaklukkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, unggulan pertama pasangan tuan rumah. Kemenangan itu diraih dalam dua game langsung dengan skor 21-11 dan 21-19, dalam durasi 38 menit.

Pada edisi 2026, Man/Kai kembali turun sebagai pasangan dengan status unggulan ketiga. Hasil sebelumnya membuat mereka menjadi salah satu pasangan yang patut diwaspadai di jalur menuju final. Pertanyaannya kini, apakah pasangan Malaysia ini mampu mempertahankan gelar juara mereka di Istora Senayan?

4. Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) keluar sebagai juara ganda putri

Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong menjadi juara bertahan di sektor ganda putri Indonesia Masters. Pada edisi sebelumnya, pasangan Korea Selatan ini menempati unggulan kelima dan berhasil mengalahkan Thinaah Muralitharan/Pearly Tan dari Malaysia, unggulan kedua. Kemenangan diraih lewat tiga game ketat dengan skor 21-12, 17-21, dan 21-18 dalam durasi 1 jam 14 menit.

Untuk edisi 2026, Kim/Kong dipastikan tidak akan bertanding, sementara pasangan Malaysia, Thinaah/Pearly, kembali turun sebagai unggulan pertama. Kondisi ini membuat sektor ganda putri terbuka untuk para peserta lain menorehkan prestasi. Dengan absennya juara bertahan, menarik untuk menantikan siapa yang akan menjadi pengganti mereka di puncak podium?

5. Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang) naik podiu tertinggi di sektor ganda campuran

Hiroki Midorikawa/Natsu Saito keluar sebagai juara di sektor ganda campuran Indonesia Masters. Pada edisi sebelumnya, pasangan Jepang ini menempati unggulan ketujuh dan berhasil mengalahkan pasangan China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, unggulan kelima. Kemenangan diraih dalam dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-17, dalam durasi 34 menit.

Pada Indonesia Masters 2026, Hiroki/Natsu dipastikan tidak akan bertanding, sementara pasangan China, Guo/Chen, kembali turun dengan status unggulan kelima. Absennya juara bertahan membuka peluang bagi pasangan lain untuk meraih gelar. Hal ini membuat sektor ganda campuran menjadi salah satu yang paling menarik untuk disaksikan.

Dengan absennya Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong di ganda putri dan Hiroki Midorikawa/Natsu Saiti di ganda campuran, Indonesia Masters 2026 dipastikan akan menantikan juara baru di dua sektor tersebut. Sementara sektor lainnya masih menyimpan juara bertahan yang siap mempertahankan gelar mereka. Hal ini membuat turnamen pekan ini semakin menarik untuk diikuti, karena siapa pun bisa mencetak sejarah baru di Istora Senayan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team