Jakarta, IDN Times - Performa tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menjadi sorotan usai menjalani rangkaian tur Eropa 2026. Meski mencatat hasil cukup menjanjikan, sejumlah catatan penting tetap mengemuka, terutama terkait konsistensi dan kekuatan mental saat menghadapi tekanan pertandingan.
Putri KW tampil di dua turnamen besar, yakni All England dan Swiss Open 2026. Ia mampu menembus perempat final All England Super 1000 dan finis sebagai runner-up di Swiss Open Super 300. Hasil tersebut dinilai sebagai progres positif, namun belum sepenuhnya stabil.
Pelatih tunggal putri utama PBSI, Imam Tohari, menegaskan peningkatan performa harus dibarengi dengan konsistensi yang lebih matang jika ingin bersaing di level elite dunia.