Dinasti Golden State Warriors sempat mengemuka di NBA. Bukan tanpa alasan, Warriors berhasil masuk final berturut-turut pada 2015--2019 dan memenangkan tiga gelar juara. Dinasti tersebut mulai runtuh usai final 2019. Kala itu, Warriors berhadapan dengan Toronto Raptors yang belum pernah juara, tetapi justru tumbang dengan agregat 2-4.
Alih-alih bangkit pada musim berikutnya di NBA 2019/2020, situasi Warriors malah makin menyulitkan. Warriors kehilangan dua bintang andalannya, Stephen Curry dan Klay Thompson, yang cedera parah sehingga harus absen panjang. Imbasnya, kekuatan tim asuhan Steve Kerr ini menurun pesat. Warriors yang rutin bertengger di papan atas pun harus rela menjadi juru kunci klasemen Wilayah Barat. Mereka hanya mencatat rekor 15 kemenangan dan 50 kekalahan.
Nasib sebuah tim bisa berubah drastis dalam waktu semusim. Ketiga tim di atas menjadi segelintir contoh. Dari yang sebelumnya berstatus finalis NBA, mereka justru gagal untuk sekadar melaju ke playoff. Penurunan performa tersebut umumnya bersumber dari masalah yang sama, yaitu ketidakhadiran bintang utama tim, entah karena cedera ataupun hengkang.