Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SEA Games 2025
Gregoria Mariska Tunjung gagal menyumbang poin untuk beregu putri Indonesia melawan Malaysia di SEA Games 2025. (Dok. PP PBSI)

Intinya sih...

  • Gregoria masih dalam masa istirahatGregoria fokus pada pemulihan fisik dari vertigo serius yang dialaminya. Belum ada pembicaraan soal kapan dia akan kembali ke lapangan.

  • Dipastikan tak ikut Piala Uber 2026Gregoria mengajukan proteksi ranking selama enam hingga 12 bulan, membuat tim Indonesia harus berjalan tanpa andalannya.

  • Turunkan pemain mudaImam akan menurunkan skuad pemain muda di Piala Uber 2026, termasuk Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Ester Nurumi Tri Wardoyo, dan Putri Kusuma Wardani.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gregoria Mariska Tunjung dipastikan tak bakal mentas di Piala Uber 2026 mendatang. Skuad tunggal putri akan menurunkan pemain muda di ajang beregu putri paling bergengsi dunia tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari saat ditemui awak media di Pelatnas Cipayung.

Keputusan ini diambil mengingat Gregoria masih dalam masa pemulihan. Sehingga, harus mengambil jeda panjang dan membuatnya melewatkan Uber Cup yang akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.

1. Gregoria masih dalam masa istirahat

Gregoria Mariska Tunjung gagal menyumbang poin untuk beregu putri Indonesia melawan Malaysia di SEA Games 2025. (Dok. PP PBSI)

Keputusan ini diambil lantaran peraih medali perunggu Olimpiade 2024 Paris tersebut ingin fokus pada pemulihan fisiknya dari vertigo serius yang dialami beberapa waktu terakhir.

Imam mengaku belum ada pembicaraan lebih jauh dengan Gregoria, termasuk soal kapan ia akan kembali ke lapangan.

“Sampai detik ini saya belum ada obrolan terbaru (dengan Gregoria). Karena memang dia masih ingin istirahat dulu," kata Imam ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung.

2. proteksi ranking dilakukan Gregoria Mariska selama absen

Gregoria Mariska Tunjung gagal menyumbang poin untuk beregu putri Indonesia melawan Malaysia di SEA Games 2025. (Dok. PP PBSI)

Gregoria mengambil keputusan untuk mengajukan proteksi ranking selama enam hingga 12 bulan. Keputusan ini diambilnya pada akhir 2025 lalu.

Kondisi ini membuat tunggal putri Indonesia harus berjalan tanpa Gregoria yang sudah lama jadi andalan, termasuk untuk Piala Uber 2026 mendatang yang diagendakan berlangsung di Denmark.

"Freeze ranking Gregoria itu kan awalnya enam bulan sampai setahun. Untuk Piala Uber atau sampai Juni (2026) saya rasa gak mungkin, gak bisa," beber Imam.

3. Turunkan pemain muda

Tunggal putri muda Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di Kumamoto Masters Japan 2025 (dok.PP PBSI)

Imam secara terbuka menyebutkan nama-nama pemain tunggal putri yang berpeluang besar berlaga di Piala Uber 2026. Menurut Imam, dia akan menurunkan skuad yang sama dengan yang berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2026.

Mereka yang berpotensi tampil adalah Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo serta ditambah dengan Putri Kusuma Wardani.

"Garis besarnya seperti BATC, pemainnya seperti itu. Karena kan kita sudah tidak bisa mengandalkan Gregoria. Ya tambahannya Putri KW. Yang kemarin gak tampil kan cuma Putri KW," kata Imam

Editorial Team