Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bola basket
ilustrasi bola basket (unsplash.com/Klara Kulikova)

Intinya sih...

  • Sebanyak 28 trade terjadi dengan 73 pemain berpindah tim, menyita perhatian karena melibatkan nama besar dan jumlah besar.

  • Cleveland Cavaliers all-in dengan merekrut James Harden dari Los Angeles Clippers untuk memperkuat tim pada sisa musim.

  • Dallas Mavericks melakukan rebuilding dengan menukar Anthony Davis dan Washington Wizards mungkin bangkit dengan kedatangan bigman Anthony Davis.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pertukaran pemain (trade) NBA 2025/2026 tampak sibuk. Sejumlah tim bergerak cepat menjelang tenggat pada 6 Februari 2026 lalu. Para pemain pun berlalu lalang dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu singkat. Banyak hal menarik terjadi saat itu, tetapi lima berikut boleh jadi yang paling menyita perhatian penggemar hingga analis.

1. Sebanyak 28 trade terjadi dengan 73 pemain berpindah tim

Pertukaran pemain NBA pada tengah musim 2025/2026 menyita perhatian bukan hanya karena melibatkan nama besar, tetapi juga jumlah besar. Sebanyak 28 trade terjadi selama sepekan hingga penutupan pada 6 Februari 2026 lalu. Selama itu, 73 pemain telah berpindah tim.

Sebelumnya, sepanjang Oktober 2025--Januari 2026, hanya ada satu pertukaran pemain besar pada tengah musim. Itu terjadi antara Atlanta Hawks dan Washington Wizards yang melibatkan Trae Young. Baru, pada 1 Februari 2026, terjadi kesepakatan lain. Itu melibatkan tiga tim: Cleveland Cavaliers, Sacramento Kings, dan Chicago Bulls.

Bendungan akhirnya jebol 2 hari kemudian saat Memphis Grizzlies dan Utah Jazz menyetujui kesepakatan yang melibatkan Jaren Jackson Jr. Beberapa kesepakatan penting menyusul sebelum tenggat pertukaran pemain. James Harden, misalnya, pindah dari Los Angeles Clippers ke Cleveland Cavaliers, Anthony Davis pindah dari Dallas Mavericks ke Washington Wizards, dan Ivica Zubac pindah dari Los Angeles Clippers ke Indiana Pacers.

2. Cleveland Cavaliers all-in dengan merekrut James Harden

Cleveland Cavaliers tidak ingin keluar dari zona playoff. Mereka mengupayakan diri untuk memperkuat tim pada sisa musim. Cavaliers sampai merelakan pemain andalan mereka, Darius Garland, berikut second round pick untuk mengatur ulang tim demi gelar juara. Mereka melepas keduanya untuk mendapatkan James Harden dari Los Angeles Clippers.

Harden sendiri merupakan pemain kaliber All-Star. Kemampuannya dalam bermain bola basket bukan kaleng-kaleng. Namun, dibandingkan Garland yang baru 26 tahun, Harden terbilang tua. Usianya 36 tahun per Februari 2026 ini atau 37 tahun pada Agustus nanti.

Cavaliers sepertinya ingin all-in musim ini. Mereka berniat memaksimalkan kemampuan Harden selagi masih ada untuk kembali meraih cincin setelah terakhir kali pada 2016. Apalagi, Cavaliers juga memiliki Donovan Mitchell yang sama-sama bucket-getter. Harden dan Mitchell bisa menjadi duo maut dalam perjalanan mereka mencoba meraih kejayaan.

3. Dallas Mavericks rebuilding, Washington Wizards mungkin bangkit

Dallas Mavericks melakukan manuver kurang populer pada Februari 2025 lalu. Mereka menukar Luka Doncic dengan Anthony Davis dengan harapan menjadi juara. Namun, Mavericks justru melempem. Davis juga tidak bisa berbuat banyak untuk mereka karena rentetan cedera, sehingga kembali ditukar pada Februari 2026.

Mavericks menukar Anthony Davis bersama D'Angelo Russell dan Jaden Hardy. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan Khris Middleton dan sejumlah pick. Upaya ini dianggap sebagai bentuk rebuilding. Mavericks seolah ingin mengatur ulang tim dan masa depan mereka dengan fokus kepada pemain muda macam Cooper Flagg yang diambil dari NBA Draft 2025.

Sementara itu, Wizards kembali mendapatkan nama besar. Setelah mengakuisisi Trae Young dari Atlanta Hawks, mereka kedatangan bigman yang terkenal tangguh dalam diri Anthony Davis. Sayangnya, sang pemain memutuskan untuk tidak bermain pada sisa musim untuk pemulihan cedera. Wizards mungkin akan bangkit mulai musim depan bersama pilihan-pilihan lain yang memperkuat tim.

4. Golden State Warriors mendapatkan Kristaps Porzingis

Kabar kepindahan Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee Bucks ke Golden State Warriors menguap seiring aksi Warriors pada tengah musim ini. Tim pimpinan Mike Dunleavy itu urung merekrut Antetokounmpo karena mendapatkan Kristaps Porzingis dari Atlanta Hawks menjelang tenggat pertukaran pemain NBA 2025/2026. Mereka telah mengirim Jonathan Kuminga dan Buddy Hield untuk mendaratkan pemain Latvia tersebut ke Bay Area, sehingga tidak punya paket yang pas lagi untuk mendapatkan Antetokounmpo dari Bucks.

Porzingis sendiri bukan pemain biasa. Dia sempat disebut-sebut sebagai Unicorn, pemain yang didambakan banyak tim. Porzingis mungkin bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk Warriors yang membutuhkan bigman dengan kemampuan menembak mumpuni. Dia juga berpengalaman bermain bersama tim juara setelah membela Boston Celtics pada 2024.

5. Jaren Jackson Jr pindah dari Memphis Grizzlies ke Utah Jazz

Utah Jazz disebut-sebut memasuki mode rebuilding di NBA 2025/2026. Mereka memiliki sejumlah young core yang bisa diandalkan pada masa depan. Namun, Jazz masih membutuhkan kekuatan lain demi masa depan yang cerah itu.

Kesempatan pun datang menjelang tenggat pertukaran pemain. Jazz berhasil mendapatkan Jaren Jackson Jr, Defensive Player of the Year 2023, bersama John Koncar dan Vince Williams Jr dari Memphis Grizzlies lewat pertukaran melibatkan sejumlah pemain dan pick yang kadung mewah. Namun, kedatangannya bisa memperkuat frontcourt yang sudah dihiasi pemain sekaliber Lauri Markkanen.

Keduanya mungkin akan dipasangkan dengan young core macam rookie, Ace Bailey, untuk menciptakan strategic impact. Sebab, mereka bisa menjadi defensive anchor yang memperkuat pertahanan Utah Jazz yang belakangan rentan dan floor-spacer yang membuka ruang tembak saat menyerang. Ini belum ditambah kehadiran Keyonte George yang tidak kalah muda, panas, dan ambisius.

Kepindahan JJJ akan turut menciptakan perubahan di NBA 2025/2026 dan masa depan sejumlah tim. Begitu pun kepindahan lain yang terjadi berdekatan. Nama-nama besar macam James Harden mungkin akan layak ditunggu mengingat Cleveland Cavaliers yang mencoba all-in demi gelar juara. Namun, dalam tiap perbincangan tentang pertukaran pemain, pertanyaan kepindahan siapa yang paling berpengaruh bisa jadi lebih menarik dari semuanya. Siapa kiranya yang demikian itu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team