Jakarta, IDN Times - Langkah tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di All England 2026 terhenti di babak semifinal. Alwi harus mengakui keunggulan jagoan Thailand, Kunlavut Vitidsarn, pada Jumat (6/3/2026).
Penampilan wonderkid Merah Putih itu sebenarnya cukup menjanjikan. Namun, tekanan yang diberikan Alwi belum cukup untuk menggoyahkan Vitidsarn yang berstatus sebagai unggulan kedua turnamen edisi kali ini.
Alwi juga sempat membuka game pertama dengan impresif untuk unggul lebih dulu dengan skor 6-1. Meski tempo permainannya sempat menurun, dia tetap mampu mempertahankan keunggulan 11-8 di jeda interval.
Sayangnya, Alwi kehilangan momentum selepas interval. Dia kehilangan tiga poin beruntun yang membuat Vitidsarn menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Situasi tersebut menjadi titik balik bagi wakil Thailand untuk bangkit.
Vitidsarn kemudian mulai mendominasi jalannya pertandingan. Tekanan yang dia lancarkan membuat permainan Alwi tidak berkembang, hingga akhirnya tunggal putra Indonesia itu menyerah 17-21 pada game pertama.
Memasuki game kedua, Alwi kembali mengawali laga dengan cukup baik dan sempat unggul 5-3. Namun, dia lagi-lagi gagal menjaga momentum. Vitidsarn mampu merebut lima poin beruntun untuk berbalik memimpin 8-5.
Setelah itu, Vitidsarn terus mengendalikan permainan. Alwi kesulitan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21.
Kekalahan ini tidak hanya membuat Alwi tersingkir dari All England 2026. Atlet berusia 20 tahun tersebut juga memperpanjang catatan buruk pertemuannya dengan Vitidsarn, menjadi 0-3.