Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jelang All England, Musuh Bebuyutan Marcus/Kevin Jadi Juara di Swiss
bwfbadminton.com

Dua pekan jelang dimulainya turnamen bulutangkis bergengsi, All England Open 2018, pebulutangkis-pebulutangkis top dunia 'memanaskan mesin' masing-masing. Ada yang berlatih rutin seperti biasa. Ada yang memilih tampil di turnamen meskipun levelnya tidak semegah All England.   

Salah satu pemain top dunia yang memilih tampil di turnamen jelang All England adalah ganda putra terbaik Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Hasilnya, musuh bebuyutan ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya ini menjadi juara di Swiss Open 2018 yang berakhir Minggu (25/2).

Gelar ini membuat rivalitas Boe/Mogensen dan Marcus/Kevin semakin memanas jelang tampil di All England.

1. Gelar perdana Boe/Mogensen di tahun 2018

bwfbadminton.com

Ganda putra Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen semakin percaya diri jelang tampi di All England. Ganda putra senior ini akhirnya meraih gelar juara pertama di tahun 2018. Salah satu ganda putra terkuat di dunia ini jadi juara Swiss Open 2018 setelah menang cukup mudah atas pasangan Thailand Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash, 21-15, dan 21-11 (25/2) dalam waktu 36 menit.

Sebelumnya, ganda ranking 2 dunia ini meraih hasil buruk di India Open pada awal Februari 2018 lalu. Diunggulkan di tempat kedua di bawah Marcus/Kevin, Boe/Mogensen justru sudah tersingkir di round 2. Sementara di Malaysia Masters 2018 dan Indonesia Masters 2018, Boe/Mogensen tidak berpartisiasi.

Swiss Open menjadi turnamen pemanasan bagi Boe/Mogensen sebelum tampil di All England. Boe/Mogensen tidak akan tampil di German Open 2018 yang berlangsung awal Maret nanti untuk persiapan tampil di turnamen yang akan digelar di Birmingham, Inggris pada 14-18 Maret nanti.

2. Incar gelar ketiga di All England, bisa bertemu Marcus/Kevin di final

badmintonindonesia.org

Di era bulutangkis kekinian, Boe/Mogensen merupakan salah satu musuh bebuyutan bagi ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Keduanya sudah tujuh kali bertemu. Hasilnya, Boe/Mogensen masih unggul tipis 4-3.

Marcus/Kevin berpeluang untuk menyamakan skor menjadi 4-4 di All England. Syaratnya, keduanya harus bisa tampil di laga final. Berdasarkan hasil drawing All England 2018, Marcus/Kevin dan Boe/Mogensen memang hanya bisa bertemu di laga final.

Marcus/Kevin yang berstatus juara bertahan, menjadi unggulan 1 dan berada di pool atas. Sementara Boe/Mogensen (unggulan 2) yang pernah juara All England di edisi 2011, 2015 dan kini mengincar gelar ketiga, ada di pool bawah.

3. Tak main di turnamen, Marcus/Kevin fokus pulihkan kondisi

badmintonindonesia.org

Bila Boe/Mogensen masih bermain di turnamen jelang tampil di All England, Marcus/Kevin memilih untuk berlatih dan memulihkan kondisi. Terlebih, Marcus Gideon masih dihantui cedera. Belum lama pulih dari cedera perut, pemain jebolan klub Tangkas Intiland ini kini didera cedera bahu.

Dikutip dari badmintonindonesia.org, cedera bahu kanan yang sempat dialami Marcus saat bertanding di semifinal Denmark Open Super Series Premier 2017 lalu, kini kembali kambuh. Dua pekan lalu, Marcus juga tak dapat turun di ajang Badminton Asia Team Championships 2018 karena mengalami cedera otot perut. 

“Belum fit seratus persen. Ini yang dulu pernah kena di Denmark (Open). Lumayan mengganggu persiapan. Kalau ditanya optimis atau tidak untuk mempertahankan gelar (All England), kami amini saja. Mudah-mudahan bisa pulih secepatnya,” ujar Marcus seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

Masih ada waktu dua pekan sebelum All England 2018 dimulai. Semoga saja, Marcus sudah pulih dari cedera sehingga pasangan ganda putra yang oleh fansnya dijuluki Duo Minions ini bisa tampil sempurna dan mempertahankan gelar di All England 2018.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team