Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Liga Mahasiswa Luncurkan LIMA Unifest 2026, Digelar di Surabaya
Potret LIMA Unifest 2026. (Dok. LIMA).
  • Liga Mahasiswa resmi meluncurkan LIMA Unifest 2026 di Ubaya Sport Center, Surabaya, sebagai festival kampus delapan hari dengan konsep segar dan meriah.
  • Ajang ini menghadirkan transformasi festival kampus yang lebih inklusif, menggabungkan aksi, kolaborasi, dan selebrasi bagi seluruh mahasiswa tanpa batasan.
  • Melalui gerakan 'Semua Bisa Main', setiap mahasiswa diberi kesempatan tampil dan berpartisipasi aktif dalam perayaan solidaritas serta identitas kampus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Liga Mahasiswa (LIMA) kembali membuat gebrakan besar dengan meluncurkan program kolaborasi bertajuk LIMA Unifest 2026. Ajang ini diklaim siap menetapkan standar baru dalam dunia festival kampus di Indonesia, dengan membawa energi yang lebih segar dan meriah.

LIMA Unifest 2026 akan dipusatkan di Ubaya Sport Center, Surabaya selama delapan hari sejak 15 Mei lalu. Mengusung jargon "Semua Bisa Main", ajang ini dirancang khusus untuk mendobrak batasan konvensional yang selama ini memisahkan prestasi profesional dan kegembiraan massa.

1. Transformasi festival kampus yang lebih inklusif

Potret LIMA Unifest 2026. (Dok. LIMA).

Dalam pernyataannya, Unifest bukan sekadar ajang kompetisi olahraga biasa antarmahasiswa. Melainkan sebuah transformasi festival modern yang menggabungkan unsur aksi, kolaborasi, dan selebrasi.

Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah, menyatakan program ini sengaja dihadirkan untuk memberikan ruang bagi semua mahasiswa tanpa terkecuali.

"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Lewat Unifest 2026, kami membawa semangat baru yang lebih inklusif," kata Junas dalam pernyataan resminya.

2. Sinergi perdana dengan universitas terkemuka

Potret LIMA Unifest 2026. (Dok. LIMA).

Daya tarik utama dalam gebrakan tersebut terletak pada konsep kolaborasi eksklusif. Ini merupakan sinergi perdana yang dibangun secara langsung antara LIMA dan berbagai universitas terkemuka di tanah air.

Konsep acara ini dirancang dengan sentuhan yang lebih modern, dinamis, dan merepresentasikan gaya hidup generasi muda. Solidaritas dan identitas kampus akan menjadi kunci utama, di mana mahasiswa dari berbagai fakultas ditantang untuk menunjukkan kekompakan mereka.

3. Buktikan eksistensi lewat gerakan Semua Bisa Main

Potret LIMA Unifest 2026. (Dok. LIMA).

Gerakan "Semua Bisa Main" menjadi nyawa utama dari penyelenggaraan ajang, yang menjadikannya milik seluruh fakultas. Mahasiswa yang selama ini mungkin hanya menjadi penonton, kini diberikan panggung dan kesempatan yang sama untuk terlibat langsung dalam kemeriahan acara.

"Ini adalah perayaan di mana setiap mahasiswa bisa bersinar dengan caranya sendiri," ujar Junas.

Editorial Team