Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Malaysia Tancap Gas Menuju Thomas Cup, Uber Cup dan Asian Games 2026
Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di 32 besar Indonesia Masters 2025 (IDN Times/Fauzan)

  • Tim bulu tangkis Malaysia siap hadapi Thomas dan Uber Cup 2026 serta Asian Games 2026.

  • Persiapan matang dilakukan dengan perencanaan jauh hari untuk meningkatkan performa tim.

  • Keberangkatan lebih cepat ke Denmark dan Jepang untuk adaptasi kondisi dan pemusatan latihan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tim bulu tangkis Malaysia tak ingin membuang waktu jelang dua ajang besar 2026. Skuad Negeri Jiran langsung menyusun persiapan matang untuk menghadapi Thomas dan Uber Cup 2026 serta Asian Games 2026.

Thomas dan Uber Cup 2026 akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April–3 Mei 2026. Sementara Asian Games 2026 berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September–4 Oktober 2026. Malaysia menargetkan hasil maksimal di dua turnamen bergengsi tersebut.

1. Persiapan Malaysia akan dilakukan dengan aspek teknis dan nonteknis

Ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan melaju mulus ke semifinal Indonesia Masters 2026 (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Ketua Komite Performa Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Lee Chong Wei, menegaskan persiapan tidak boleh dilakukan secara mendadak seperti sebelumnya. Perencanaan harus dimulai jauh hari agar semua aspek teknis dan nonteknis siap, termasuk saat hadapai Thomas dan Uber Cup 2026 serta Asian Games 2026.

"Kami tidak bisa menunggu sampai satu atau dua bulan sebelum turnamen seperti sebelumnya. Kami ingin mulai merencanakan lima atau enam bulan lebih awal sehingga semuanya sudah siap,” kata Lee Chong Wei mengutip New Straits Times.

Langkah ini diambil demi meningkatkan performa tim di Thomas dan Uber Cup 2026, sekaligus membangun fondasi kuat menuju Asian Games 2026.

2. Matangkan skuad di Denmark langsung

Lee Chong Wei (instagram.com/leechongweiofficial)

Malaysia memastikan keberangkatan lebih cepat ke Denmark untuk adaptasi kondisi dan pemusatan latihan. Rencananya, tim bertolak setelah Kejuaraan Asia 2026 yang digelar pada 7–12 April 2026.

"Untuk Thomas Cup, kami akan berangkat ke Denmark tepat setelah Kejuaraan Bulutangkis Asia dan akan menghabiskan 10 hari di sana sebelum turnamen dimulai," kata Lee Chong Wei.

Strategi ini dinilai penting agar para pemain dapat beradaptasi dengan cuaca, lapangan, serta atmosfer pertandingan sebelum Thomas dan Uber Cup 2026 resmi dimulai.

3. Akan menyiapkan tim lebih lama di Jepang sebelum Asian Games dimulai

Kepala pelatih ganda putra Indonesia, Herry IP (Dok.PBSI)

Persiapan serupa juga diterapkan untuk Asian Games 2026 di Jepang. Mengingat nomor beregu menjadi bagian penting dalam ajang tersebut, daftar pemain akan disiapkan lebih awal.

"Kami akan menuju ke Jepang lebih awal, jadi para pelatih juga perlu memberikan daftar nama lebih awal. Kami mungkin mengadakan kamp pelatihan di universitas di sana sebelum Pertandingan dimulai, jadi semua ini membutuhkan perencanaan yang tepat,” kata Lee Chong Wei.

Dengan perencanaan terstruktur dan persiapan lebih dini, Malaysia berharap mampu bersaing di level tertinggi dan kembali menjadi kekuatan utama bulu tangkis dunia pada 2026.

Editorial Team