Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menilik Hasil Pebulu Tangkis Debutan Indonesia di All England 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
  • All England 2026 berakhir tanpa gelar bagi Indonesia, dengan tidak ada satu pun wakil yang berhasil menembus partai final di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi debutan terbaik Indonesia setelah mencapai semifinal ganda putra, sementara beberapa pasangan dan tunggal lainnya berhenti di perempat final.
  • Secara keseluruhan, performa debutan Indonesia cukup menjanjikan meski belum menghasilkan trofi, menunjukkan potensi generasi baru bulu tangkis Tanah Air di level dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

All England 2026 berakhir pada Minggu (8/3/2026) dengan kegagalan Indonesia mengamankan gelar juara. Skuad Garuda bahkan gagal meloloskan wakilnya ke partai final. Wakil Indonesia yang melaju terjauh di turnamen BWF World Tour Super 1000 ini adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari sektor ganda putra yang mencapai semifinal. Menariknya, mereka merupakan debutan. Ini adalah panggung All England perdana mereka.

Pebulu tangkis debutan Indonesia memang tampil cukup impresif di All England kali ini. Tidak hanya Raymond/Joaquin, beberapa debutan lainnya juga mampu melaju jauh meskipun tidak ada yang menembus final dan meraih gelar juara. Berikut hasil pebulu tangkis debutan Indonesia di All England 2026.

1. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum langsung tersingkir pada babak pertama

Indonesia banyak mengirimkan ganda putri baru di All England 2026. Salah satunya adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang juga berstatus debutan. Sayangnya, penampilan perdana mereka di turnamen akbar ini tidaklah mulus. Mereka langsung tersingkir pada babak pertama setelah kalah di hadapan unggulan ketiga asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Dalam duel 2 game langsung berdurasi 44 menit, mereka kalah dengan skor 16-21 dan 17-21. Kekalahan itu membuat mereka menjadi debutan Indonesia pertama dan satu-satunya yang langsung angkat koper pada babak pertama.

2. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nthaniel Pasaribu gugur pada babak kedua

Hampir semua ganda campuran Indonesia yang tampil di All England 2026 adalah debutan, termasuk Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nthaniel Pasaribu. Namun, laju mereka tidak begitu jauh. Ganda campuran nomor satu Indonesia itu sudah gugur pada babak kedua. Mereka kalah dari ganda campuran Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, 2 game langsung dengan skor tipis 20-22 dan 18-21 dalam waktu 51 menit.

3. Alwi Farhan mencapai perempat final

Alwi Farhan, tunggal putra muda Indonesia, juga berstatus debutan di All England 2026. Mantan Juara Dunia Junior itu berhasil melaju hingga perempat final. Lajunya dihentikan tunggal putra terbaik Thailand yang berstatus unggulan kedua, yakni Kunlavut Vitidsarn. Ia kalah 2 game langsung dengan skor 17-21 dan 12-21 dalam waktu 61 menit. Meski gagal ke semifinal, hasil itu membawanya menjadi tunggal putra Indonesia dengan performa terbaik di All England 2026.

4. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju hingga perempat final

Pebulu tangkis debutan Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, juga menyuguhkan penampilan yang cukup baik di All England 2026. Ganda campuran itu melaju hingga perempat final dengan status debutan sekaligus nonunggulan. Mereka takluk di tangan juara bertahan sekaligus unggulan keenam asal China, Guo Xin Wa/Cheng Fang Hui. Dalam waktu 80 menit, mereka kalah 3 game dengan skor 17-21, 21-18, dan 15-21.

5. Rahmat Hidayat melenggang hingga perempat final

Rahmat Hidayat menjadi debutan di All England 2026 dengan bertandem Muhammad Rian Ardianto yang sebelumnya pernah menjadi juara. Dalam debutnya ini, ia sukses mencapai perempat final. Ia dan Rian dibekuk ganda putra nonunggulan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dalam duel singkat 2 game langsung berdurasi 40 menit dengan skor 16-21 dan 10-21.

6. Meilysa Trias Puspitasari juga melesat hingga perempat final

Meilysa Trias Puspitasari juga debut di All England 2026 dengan pasangan yang sudah mencicipi panggung All England sebelumnya. Ia berduet dengan Febriana Dwipuji Kusuma dan berhasil melesat hingga perempat final meskipun tidak diunggulkan. Mereka tumbang 2 game langsung dari unggulan kedua sekaligus ganda putri terbaik Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 9-21 dan 18-21 dalam laga yang berjalan selama 43 menit.

7. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menembus semifinal

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi pebulu tangkis debutan Indonesia yang melaju terjauh di All England 2026. Duet muda itu sukses menembus semifinal. Capaian itu juga membuat mereka tercatat sebagai pebulu tangkis Indonesia yang melaju terjauh di turnamen ini. Langkah mereka sendiri diadang unggulan pertama asal Korea Selatan yang akhirnya keluar sebagai juara, yakni Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Mereka dibuat tak berdaya dalam duel 2 game langsung berdurasi 48 menit dengan skor 19-21 dan 13-21.

Secara keseluruhan, penampilan pebulu tangkis debutan Indonesia di All England 2026 tidak mengecewakan. Meskipun tidak ada yang merengkuh gelar juara, kebanyakan mereka mampu melaju hingga perempat final bahkan semifinal. Hanya dua debutan yang gugur lebih awal. Menarik untuk menantikan kiprah mereka di turnamen berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team