Charles Leclerc, rekan setim Lewis Hamilton, meyakini Ferrari berusaha mengejar para rival, terutama Red Bull dan Mercedes. Keyakinan itu muncul dari evaluasi awal terhadap kualitas teknis tim yang dinilai menunjukkan kemajuan struktural, tetapi belum cukup untuk langsung mendorong tim ke barisan terdepan. Oleh karena itu, optimisme internal Ferrari dibarengi dengan kesadaran bahwa jarak performa belum sepenuhnya tertutup.
Meskipun Ferrari membawa catatan positif, perubahan regulasi tidak lantas mengubah peta persaingan. Mengingat, Lewis Hamilton melihat bahwa para rival tampak lebih siap memaksimalkan aturan baru, baik dari segi efisiensi mesin atau integrasi sasis secara keseluruhan. Oleh karena itu, Ferrari diproyeksikan masih membutuhkan waktu dan pengembangan lanjutan untuk bisa menyamai atau melampaui level kompetitif tim teratas di Formula 1 2026.
Pada akhirnya, terlihat bahwa internal Ferrari pelan-pelan berhasil mengembalikan kepercayaan diri yang menyusut setelah Formula 1 2025 yang buruk. Setelah uji coba yang terbilang sukses, mereka bisa dipastikan tidak terpaut begitu jauh dari para rival. Lantas, yakin Ferrari bisa menjadi petarung gelar juara dunia Formula 1 2026?