Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bola basket NBA
ilustrasi bola basket NBA (unsplash.com/TJ Dragotta)

Intinya sih...

  • Jeremy Sochan, pick kesembilan NBA Draft 2022, tersisihkan dengan statistik menurun

  • Bismack Biyombo, pick ketujuh NBA Draft 2011, stagnan dengan performa menurun

  • Harrison Barnes, pick ketujuh NBA Draft 2012, masih andalkan dengan rata-rata 12,2 poin

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

San Antonio Spurs menjadi salah tim yang membuat kejutan di NBA 2025/2026. Mereka berhasil merangsek ke posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan torehan 24 kemenangan dan 9 kekalahan per 1 Januari 2026.

Performa apik itu merupakan buah kejelian Spurs dalam membangun ulang timnya beberapa musim terakhir. Mereka mengumpulkan banyak pemain hebat dan berstatus sebagai pilihan sepuluh besar NBA Draft. Berikut ini tujuh pemain San Antonio Spurs di NBA 2025/2026 dengan draft pick teratas

1. Jeremy Sochan terpilih di urutan kesembilan NBA Draft 2022, tetapi mulai tersisihkan

Sosok pertama ada Jeremy Sochan. Dia merupakan pemain yang dipilih langsung oleh San Antonio Spurs di urutan kesembilan NBA Draft 2022. Dalam 3 musim pertamanya, Sochan cukup diandalkan hingga mencatat rata-rata dobel digit poin.

Namun, di NBA 2025/2026, pemain berposisi power forward itu mulai tersisihkan. Dia hanya masuk sebagai pemain pengganti dari 21 pertandingan yang dijalani. Statistiknya pun ikut menurun dengan rata-rata 5 poin, 3,1 rebound, dan 1,2 assist.

2. Bismack Biyombo, pemain veteran yang terpilih di urutan ketujuh NBA Draft 2011

Bismack Biyombo merupakan salah satu pemain veteran San Antonio Spurs di NBA 2025/2026. Biyombo sendiri masuk ke NBA usai urutan di ketujuh NBA Draft 2011. Meski begitu, kariernya cenderung stagnan.

Bersama Spurs, dia hanya diproyeksikan untuk menjaga kedalaman di posisi center. Apalagi, performanya kian menurun karena faktor usia yang sudah menginjak 33 tahun. Biyombo pun baru menjalani 10 pertandingan dengan rata-rata 0,9 poin, 0,7 rebound, dan 0,3 assist.

3. Harrison Barnes, pemain pilihan ketujuh NBA Draft 2012 yang masih diandalkan

Harrison Barnes juga termasuk pemain veteran yang dimiliki San Antonio Spurs. Sama seperti Bismack Biyombo, Barnes berstatus sebagai pemain pilihan ketujuh, tetapi di NBA Draft 2012. Sepanjang kariernya, Barnes selalu menjadi pilihan utama bagi setiap tim yang dia bela.

Barnes kini melakoni musim keduanya bersama Spurs di NBA 2025/2026. Forward berusia 33 tahun itu pun tampil cukup apik. Dia mengemas rata-rata 12,2 poin, 3,3 rebound, serta 2,2 assist dari 33 pertandingan.

4. De'Aaron Fox berstatus sebagai pemain pilihan kelima NBA Draft

De'Aarox Fox didatangkan San Antonio Spurs pada pertengahan 2024/2025 lewat skema pertukaran dengan Sacramento Kings. Kehadiran Fox tentu menjadi suntikan berharga bagi Spurs. Sebab, kemampuannya sudah teruji. Dia bahkan mampu menembus NBA dengan terpilih di urutan kelima NBA Draft 2017.

Di NBA 2025/2026, Fox akan menjalani musim penuh perdananya dengan seragam Spurs. Meski sempat absen dalam belasan pertandingan awal karena cedera, Fox tetap menampilkan performa impresif ketika kembali bermain. Dia mencatat rata-rata 21,8 poin, 3,6 rebound, 6 assist, dan 1,4 steal dari 24 pertandingan.

5. Stephon Castle, pemain pilihan keempat NBA Draft 2024 yang kian berkembang

Stephon Castle merupakan pemain yang dipilih San Antonio Spurs di urutan keempat NBA Draft 2024. Keputusan itu pun terbukti tepat. Castle langsung meraih kesuksesan besar pada musim debutnya hingga menyabet penghargaan Rookie of the Year.

Memasuki musim keduanya di NBA 2025/2026, performa Castle makin meningkat. Dia lantas dipercaya mengisi starting five Spurs jika tidak ada kendala. Castle telah mengumpulkan rata-rata 17,9 poin, 4,9 rebound, 7 assist, dan 1,3 steal dari 24 pertandingan.

6. Dylan Harper merupakan rookie yang terpilih di urutan kedua NBA Draft 2025

Dylan Harper merupakan talenta anyar San Antonio Spurs. Dia dipilih oleh Spurs di urutan kedua NBA Draft 2025. Kehadiran Harper membuat opsi di sektor guard menjadi lebih melimpah.

Namun, karena tingkat persaingan yang ketat, Harper hanya masuk dari bangku cadangan. Meski begitu, dia tetap bisa memberikan kontribusi berarti. Harper mencatat rata-rata 11,4 poin, 3,3 rebound, dan 3,9 assist dari 23 pertandingan.

7. Victor Wembanyama dipilih oleh San Antonio Spurs di urutan pertama NBA Draft 2023

San Antonio Spurs memperoleh hak pilih di urutan pertama NBA Draft 2023. Mereka memanfaatkannya untuk memboyong Victor Wembanyama. Wembanyama pun langsung diplot sebagai bintang utama. Bahkan, dia berhasil memenangkan penghargaan Rookie of the Year pada musim debutnya.

Dominasi Wembanyama kembali berlanjut di NBA 2025/2026. Dia telah mengemas rata-rata 24,3 poin, 11,7 rebound, 3,4 assist, dan 2,9 blok dari 21 pertandingan. Akan tetapi, kiprah Wembanyama juga terganggu karena faktor cedera.

San Antonio Spurs cukup beruntung diperkuat ketujuh pemain di atas. Sebab, mereka punya kualitas mumpuni yang dapat mengangkat performa tim. Mayoritas dari mereka pun telah memberikan kontribusi besar untuk Spurs.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team