Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pembuktian Arvid Lindblad pada Balapan Perdana di F1 GP Australia 2026
potret Arvid Lindblad (commons.wikimedia.org/Yu Chu Chin)
  • Arvid Lindblad menjalani debut impresif di Formula 1 GP Australia 2026 bersama Racing Bulls, finis di posisi kedelapan setelah tampil konsisten sejak sesi latihan hingga balapan utama.
  • Pembalap muda asal Inggris itu mencetak sejarah sebagai pembalap termuda ketiga yang meraih poin perdana di F1 serta menjadi pembalap Inggris termuda yang menorehkan poin.
  • Lindblad mengaku puas dan menikmati setiap momen balapan, termasuk saat berduel dengan idolanya Lewis Hamilton, sambil bersiap menghadapi tantangan berikutnya di GP China 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Arvid Lindblad satu-satunya pembalap debutan di Formula 1 2026. Ia menjalani balapan perdana bersama Racing Bulls di GP Australia pada 6--8 Maret 2026. Lindblad langsung menunjukkan performa terbaiknya saat mengemudikan VCARB 03.

Pembalap berkebangsaan Inggris itu menuntaskan balapan di Sirkuit Albert Park dengan menempati posisi kedelapan. Lindblad takjub atas pencapaian pada balapan debutnya. Apalagi, ia bersaing dengan sejumlah pembalap yang lebih senior darinya.

1. Arvid Lindblad tampil konsisten sejak sesi latihan bebas yang berujung pada finis kedelapan di GP Australia 2026

Arvid Lindblad menunjukkan performa konsisten sejak sesi latihan bebas (FP) GP Australia 2026. Ia masuk zona sepuluh besar pada FP1 dan FP2. Kinerja positif tersebut berlanjut pada sesi kualifikasi.

Lindblad berhasil menembus Q3 dan merampungkan sesi tersebut di posisi kesembilan. Ia mencatatkan waktu 1 menit 21,247 detik. Lindblad berjarak 1,253 detik dari rekan setimnya, Liam Lawson, yang menempati posisi start kedelapan.

Memulai balapan dari posisi kesembilan tak menghentikan laju Lindblad menembus posisi lebih baik. Pada lap pertama, pembalap bernomor mobil 41 itu sempat melesat ke posisi keempat dan berada di depan Lewis Hamilton. Seiring waktu berjalan, Lindblad mampu bertahan di zona poin dan melintasi garis finis di posisi kedelapan.

2. Arvid Lindblad mencatatkan sejumlah rekor selepas meraih poin di GP Australia 2026

Keberhasilan Arvid Lindblad finis kedelapan pada balapan utama Formula 1 GP Australia 2026 melahirkan catatan penting. Ia menjadi pembalap termuda ketiga yang mencetak poin untuk pertama kalinya di kejuaraan. Lindblad menorehkan poin pada usia 18 tahun 7 bulan.

Lindblad menggusur posisi Lance Stroll yang meraup poin perdana saat finis kesembilan pada balapan di GP Kanada 2017. Hingga kini, Max Verstappen masih memegang status pembalap termuda yang mencetak poin perdana di Formula 1. Adapun pembalap yang masuk lima besar daftar rekor tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Max Verstappen - 17 tahun 5 bulan 29 hari (GP Malaysia 2015);

  2. Kimi Antonelli - 18 tahun 6 bulan 19 hari (GP Australia 2025);

  3. Arvid Lindblad - 18 tahun 7 bulan (GP Australia 2026);

  4. Lance Stroll - 18 tahun 7 bulan 13 hari (GP Kanada 2017);

  5. Oliver Bearman - 18 tahun 10 bulan 1 hari (GP Arab Saudi 2024).

Lindblad juga tercatat sebagai pembalap Inggris termuda yang meraih poin perdana di Formula 1. Sebelumnya, Bearman sempat memegang rekor tersebut saat finis ketujuh di GP Arab Saudi 2024. Lindblad menjadi pembalap Inggris ke-63 yang berhasil mencatatkan poin di kejuaraan.

3. Arvid Lindblad menikmati momen selama beradu cepat pada balapan utama GP Australia 2026

Arvid Lindblad senang atas hasil yang didapat pada balapan utama GP Australia 2026. Ia menikmati tiap momen saat beradu cepat di lintasan. Lindblad tak menampik ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan untuk balapan berikutnya. Walau begitu, Lindblad tetap puas atas kinerjanya sepanjang akhir pekan di Sirkuit Albert Park.

"Aku tahu diriku adalah anak muda dan berstatus pemula. Namun, aku adalah pesaing yang tangguh begitu masuk ke mobil. Aku akan memanfaatkan tiap peluang dan itu sudah aku tunjukkan pada balapan kali ini," kata Arvid Lindblad dilansir Formula 1.

Lindblad turut mengomentari momen saat berduel dengan Lewis Hamilton pada fase awal balapan. Ia mengaku senang bisa bertarung dengan idolanya secara langsung di lintasan. Lindblad mengaku telah mengagumi Hamilton sejak kecil.

"Aku tumbuh dengan menontonnya di televisi. Dia salah satu alasan utamaku jatuh cinta dengan olahraga ini. Bisa berduel dengannya adalah momen yang menakjubkan. Itu tak akan terlupakan," jelasnya.

Lindblad bakal menghadapi pekan balap GP China pada 13--15 Maret 2026. Itu akan menjadi pengalaman baru bagi Lindblad karena belum pernah balapan di sana sebelumnya. Akankah tren positif di GP Australia berlanjut saat pekan balap di Negeri Tirai Bambu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team