Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemenang NBA Rookie of the Year 3 Musim Terakhir per 2026
ilustrasi ring dan bola basket (pexels.com/Markus Spiske)
  • Cooper Flagg dari Dallas Mavericks dinobatkan sebagai NBA Rookie of the Year 2025/2026 berkat performa impresif dengan rata-rata 21 poin dan kontribusi besar di kedua sisi permainan.
  • Stephon Castle meraih gelar Rookie of the Year 2024/2025 bersama San Antonio Spurs setelah tampil solid sebagai guard serbaguna dengan rata-rata hampir 15 poin per pertandingan.
  • Victor Wembanyama menjadi Rookie of the Year 2023/2024 usai memimpin daftar block NBA dan menunjukkan dominasi luar biasa sebagai center utama San Antonio Spurs.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cooper Flag diumumkan sebagai pemenang NBA Rookie of the Year (ROTY) 2025/2026. Penghargaan individu ini diberikan kepada pemain debutan yang sukses tampil impresif sepanjang musim reguler. Berkat performa bersama Dallas Mavericks, forward kelahiran Newport, Maine ini mendapat total 412 poin dari proses pemungutan suara yang diikuti oleh seratus jurnalis dan penyiar olahraga. Ia tercatat unggul tipis dari Kon Knueppel (Charlotte Hornets) berada di posisi kedua dengan 386 poin. Sementara, VJ Edgecombe (Philadelphia 76ers) memperoleh 96 poin. Termasuk Flag, berikut pemain yang pernah dinobatkan sebagai ROTY dalam 3 musim terakhir per 2026.

1. Cooper Flagg menjelma menjadi sosok krusial di posisi small forward. Dallas Mavericks

Cooper Flagg tercatat kurang lebih berkarier bersama Duke Blue Devils selama 1 tahun. Meski singkat, dia mampu tampil gemilang sehingga mendapat berbagai pencapaian individu bergengsi. Dirinya kemudian percaya diri terjun secara profesional dengan berpartisipasi NBA Draft 2025. Pebasket bertinggi 203 cm ini dipilih oleh Dallas Mavericks pada urutan pertama.

Flagg sendiri langsung menjelma menjadi sosok krusial di posisi small forward. Ini membuatnya sering masuk starter Dallas Mavericks pada NBA 2025/2206. Berkat kekuatan fisik solid, pemain berjuluk The Maine Event ini tidak ragu menembus paint area lawan untuk menyumbang poin atau melakukan rebound. Visi bermainnya juga baik sehingga membantu memperlancar transisi bertahan ke menyerang. Selain itu, dirinya mampu membaca permainan yang berguna mengantisipasi ancaman lawan.

Flagg membuat rata-rata 21 poin, 4,5 assist, 6,7 rebound, 1,2 steal, dan 0,9 block dari total 70 pertandingan sepanjang musim reguler. Pemain yang kini berusia 19 tahun ini kemudian dinobatkan sebagai NBA ROTY. Ini menjadi modal penting untuk membuat namanya diperhitungkan.

2. Stephon Castle bisa menempati shooting guard atau point guard di San Antonio Spurs

Stephon Castle membela UConn Huskies kurang lebih selama 1 tahun. Dirinya ikut mengantar tim kuliahnya tersebut menjuarai NCAA Divisi 1 pada 2024. Pebasket kelahiran Covington ini kemudian berpatisipasi di NBA Draft 2024 dan dipilih San Antonio Spurs pada urutan keempat. Dirinya menjadi angin segar bagi Spurs yang saat itu sedang rebuild karena bisa menjalankan peran point guard atau shooting guard tergantung kebutuhan.

Pemain yang berjuluk King of the Castle tersebut lebih sering memulai pertandingan sebagai pelapis bersama San Antonio Spurs 2024/2025. Meski begitu, kehadirannya tetap penting karena mampu menempati shooting guard atau point guard. Castle mampu bergerak eksplosif ke paint area lawan karena dibekali kekuatan fisik dan mempunyai visi bermain.Selain itu, dirinya rajin mengganggu pergerakan lawan. Dia mencetak rata-rata 14,7 poin, 4,1 assist, 3,7 rebound, 0,9 steal, dan 0,3 block dari 81 pertandingan reguler. Ini mengantarkan meraih ROTY dan masuk ke NBA All-Rookie First Team.

3. Victor Wembanyama memimpin daftar block pada musim reguler NBA 2023/2024

Victor Wembanyama menjadi sensasi dunia basket berkat performa menjanjikan ketika memperkuat Metropolitans 92. Ingin memperoleh tantangan baru dalam karier, pebasket berkebangsaan Prancis ini pergi ke Amerika untuk berpartisipasi di NBA Draft 2023. Keputusannya tepat, dia berhasil dipilih oleh San Antonio Spurs pada urutan pertama. Dia menghadirkan harapan besar untuk mendongkrak performa klub asal Texas tersebut.

Wembanyama langsung bertransformasi menjadi figur kunci dengan mengisi peran center utama San Antonio Spurs pada NBA 2023/2024. Tak hanya mencetak poin dari paint area, pemain yang akrab disapa Wemby tersebut mempunyai senjata lain, yaitu tembakan tiga angka akurat. Ini membuatnya sulit dijaga oleh lawan.

Selain mampu menjadi mesin poin, Wembanyama sendiri ternyata merupakan benteng solid pertahanan San Antonio Spurs. Pebasket yang kini berusia 22 tahun tersebut menorehkan total 254 block. Ini membuatnya memimpin daftar block pada musim reguler 2023/2024. Dia mencetak rata-rata 21,4 poin, 3,9 assist, 10,6 rebound, 3,6 block, dan 1,2 steal dari 71 pertandingan. Ini mengantarkannya meraih ROTY, masuk NBA All-Defensive First Team, dan NBA All-Rookie First Team.

Pemain di atas memenangkan NBA ROTY dalam 3 musim terakhir. Flagg menjadi harapan baru bagi Dallas Mavericks agar kembali diperhitungkan di NBA. Wembanyama dan Castle adalah tumpuan penting permainan San Antonio Spurs. Mereka berusia muda sehingga performanya terus berkembang. Menurutmu, siapakah yang nantinya sukses mencapai potensi terbaik?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team