Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perdana Sepanjang Sejarah, Indonesia Gagal di Fase Grup Thomas Cup
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memperkuat Indonesia kontra Aljazair dalam fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)
  • Tim bulu tangkis putra Indonesia untuk pertama kalinya gagal lolos dari fase grup Thomas Cup 2026 setelah kalah 1-4 dari Prancis di Horsens, Denmark.
  • Kekalahan ini menjadi catatan terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang dua tahunan tersebut, melampaui rekor sebelumnya yang hanya sampai perempat final pada 2012.
  • Sebelum menghadapi Prancis, Indonesia sempat menang atas Aljazair dan Thailand, namun hanya meraih satu kemenangan lewat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di laga penentuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2012

Pada edisi 2012, capaian terburuk Indonesia di Thomas Cup adalah kalah di perempat final.

29 April 2026

Tim bulu tangkis putra Indonesia kalah 1-4 dari Prancis dalam laga terakhir fase Grup D Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, dan dipastikan gagal lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Tim bulu tangkis putra Indonesia tersingkir di fase grup Thomas Cup 2026 setelah kalah 1-4 dari Prancis, menjadi kegagalan pertama sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang tersebut.
  • Who?
    Tim beregu putra Indonesia yang diperkuat antara lain oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, serta tim Prancis dengan pasangan Christo Popov dan Toma Junior Popov.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Horsens, Denmark, dalam rangkaian laga fase Grup D turnamen Thomas Cup 2026.
  • When?
    Laga penentuan antara Indonesia dan Prancis digelar pada Rabu dini hari waktu Indonesia Barat, tanggal 29 April 2026.
  • Why?
    Kekalahan 1-4 dari Prancis membuat Indonesia gagal mengamankan dua kemenangan yang dibutuhkan untuk lolos ke babak selanjutnya dari fase grup.
  • How?
    Dari lima partai yang dimainkan, hanya pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berhasil menang, sementara empat partai lainnya dimenangkan oleh tim Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tim bulu tangkis putra Indonesia kalah dari Prancis di Thomas Cup. Mereka kalah 1-4 dan jadi tidak bisa lanjut ke babak berikutnya. Ini pertama kali Indonesia gagal di fase grup. Sebelumnya mereka menang lawan Aljazair dan Thailand. Satu-satunya yang menang kali ini adalah Fajar dan Fikri saat melawan kakak beradik Popov dari Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, perjalanan tim Indonesia di fase grup Thomas Cup 2026 menunjukkan semangat juang yang tetap menyala. Dua kemenangan awal atas Aljazair dan Thailand menegaskan kemampuan kompetitif para pemain, sementara kemenangan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di laga terakhir memperlihatkan keteguhan mental dan daya tahan dalam menghadapi tekanan berat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejarah buruk tercipta di bulu tangkis Indonesia. Tim beregu putra untuk pertama kali dalam sejarah gagal di fase grup ajang dua tahunan tersebut.

Ini dipastikan setelah tim Indonesia kalah 1-4 dari Prancis dalam laga terakhir fase Grup D Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

Ini menjadi pertama kali dalam sejarah keikutsertaan Indonesia gugur di fase grup Thomas Cup. Sebelumnya, capaian terburuk Indonesia adalah kalah di perempat final pada edisi 2012 lalu.

Indonesia sebelumnya sudah mengunci dua kemenangan dengan skor sempurna 5-0 atas Aljazair dan 3-2 atas Thailand di fase Grup D. Fajar Alfian dan kawan-kawan sejatinya hanya butuh setidaknya dua kemenangan dari lima partai yang dimainkan di laga melawan Prancis untuk dapat lolos ke fase grup.

Namun, tim Garuda hanya mampu mengunci satu kemenangan. Ini dipersembahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di partai kelima usai membungkam Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11.

Editorial Team