Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
tampilan Rod Laver Arena pada Australian Open 2023
tampilan Rod Laver Arena pada Australian Open 2023 (commons.wikimedia.org/Gracchus250)

Australian Open 2026 resmi berakhir pada Minggu (1/2/2026) malam WIB. Carlos Alcaraz sukses menyabet gelar juara setelah mengalahkan Novak Djokovic dalam pertandingan yang berlangsung selama 3 jam 2 menit. Petenis asal Spanyol itu menang dalam empat set dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, dan 7-5.

Alcaraz termasuk salah satu petenis pria yang merengkuh titel juara Australian Open dalam 5 tahun terakhir. Ada tiga petenis lain yang menorehkan prestasi serupa pada periode tersebut. Lalu, siapa saja mereka?

1. Carlos Alcaraz merengkuh gelar juara Australian Open untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Novak Djokovic

Carlos Alcaraz menjadi petenis teranyar yang merengkuh gelar juara Australian Open pada 2026. Ia memenangi gelar tersebut saat berusia 22 tahun 258 hari. Gelar tersebut membawanya pada sejumlah catatan penting.

Ini menjadi ketiga kalinya Alcaraz mengalahkan Novak Djokovic pada pertandingan final turnamen Grand Slam. Ia mengungguli Djokovic di Wimbledon 2023 dalam pertarungan lima set dengan skor 1-6, 7-6(6), 6-1, 3-6, dan 6-4. Alcaraz mempertahankan titel juara Wimbledon setahun berikutnya usai menaklukkan Djokovic dalam tiga set lewat skor 6-2, 6-2, dan 7-6(4).

Alcaraz menjadi petenis pria termuda yang meraih semua titel juara Grand Slam dalam sejarah Open Era. Ia menggusur posisi Rafael Nadal yang telah memegang rekor tersebut sejak US Open 2010. Alcaraz kini mengoleksi tujuh gelar Grand Slam selama berkarier pada ajang olahraga tenis.

2. Jannik Sinner merengkuh dua gelar juara Australian Open secara beruntun pada 2024 dan 2025

Sebelum Carlos Alcaraz, Jannik Sinner lebih dulu menggenggam titel juara Australian Open. Petenis berpaspor Italia itu merengkuh gelar juara di Negeri Kanguru pada 2024 dan 2025. Sinner menghadapi dua petenis berbeda pada tiap edisi final.

Pada 2024, Sinner berhasil mengalahkan Daniil Medvedev dalam lima set melalui skor 3-6, 3-6, 6-4, 6-4, dan 6-3. Itu menjadi titel juara Grand Slam pertama dalam kariernya. Sinner mempertahankan gelar juara pada 2025. Ia mengandaskan perlawanan Alexander Zverev dalam tiga set dengan skor 6-3, 7-6(4), dan 6-3.

Selain dua gelar juara Australian Open, Sinner juga meraih titel juara US Open 2024 dan Wimbledon 2025. Di sisi lain, Sinner belum pernah menjadi juara pada turnamen Roland Garros. Petenis berusia 24 tahun itu telah mengumpulkan empat gelar Grand Slam.

3. Novak Djokovic menjegal Stefanos Tsitsipas untuk jadi juara Australian Open 2023

Australian Open 2023 merupakan salah satu momen yang tak akan dilupakan Novak Djokovic. Petenis asal Serbia itu sukses merengkuh gelar juara setelah menaklukkan Stefanos Tsitsipas dalam tiga set lewat skor 6-3, 7-6(4), 7-6(5). Itu menjadi gelar juara kesepuluh untuk Djokovic pada turnamen Australian Open.

Jumlah tersebut menempatkan The Djoker sebagai peraih gelar juara terbanyak sepanjang sejarah Australian Open. Djokovic mengungguli Roy Emerson dan Roger Federer yang sama-sama mengantongi enam gelar. Kemudian, Andre Agassi, Jack Crawford dan Ken Rosewall membuntuti dengan perolehan empat titel juara.

4. Rafael Nadal menaklukkan Daniil Medvedev pada 2022 dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari 5 jam

Rafael Nadal mencapai babak final Australian Open 2022. Itu menjadi pertandingan final terakhir Nadal pada turnamen tersebut. Petenis berkebangsaan Spanyol tersebut mampu meredam perlawanan sengit Daniil Medvedev dalam pertarungan lima set dengan skor 2-6, 6-7(5), 6-4, 6-4, dan 7-5.

Pertandingan final Australian Open 2022 tercatat sebagai pertandingan dengan durasi terlama ketiga sepanjang sejarah turnamen untuk kategori tunggal putra. Nadal memastikan gelar juara setelah berduel melawan Medvedev selama 5 jam 24 menit. Capaian tersebut sekaligus mengakhiri puasa gelar juara Australian Open yang berlangsung selama 13 tahun.

Nadal pertama kali menyabet gelar juara Australian Open pada 2009. Ketika itu, ia berhasil mengalahkan Roger Federer dalam lima set melalui skor 7-5, 3-6, 7-6(3), 3-6, dan 6-2. Nadal mengoleksi dua titel juara pada turnamen tersebut sebelum gantung raket pada 2024.

Keempat petenis yang masuk daftar peraih gelar juara Australian Open dalam 5 tahun terakhir telah menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan. Bertarung dalam waktu yang lama pada partai final bukanlah halangan bagi mereka meraih prestasi. Siapa yang nantinya menjadi raja di Australian Open 2027? Menarik untuk ditunggu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy