Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi basket
ilustrasi basket (pexels.com/Edwin Ariel Valladares)

Intinya sih...

  • Peyton Watson dinobatkan sebagai NBA Player of the Week Wilayah Barat

  • Watson tampil melebihi ekspektasi dan mampu menembak dengan akurasi tinggi

  • Masuk ke dalam jajaran pemain bersejarah Denver Nuggets dengan potensi menjadi bintang NBA masa depan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Peyton Watson menerima penghargaan individu pertamanya di NBA pada awal 2026. Untuk pertama kalinya dalam 4 musim berkarier di NBA, ia dinobatkan sebagai NBA Player of the Week dari Wilayah Barat. Gelar ini diberikan untuk menghargai performanya yang gemilang dalam kurun 5 Januari—11 Januari 2026.

Penghargaan yang diterima Watson ini terbilang mengejutkan. Pada awal 2025/2026, ia hanya mengambil peran sebagai pemain pelapis. Kini, ia telah bertransformasi menjadi opsi menyerang utama Denver Nuggets di tengah badai cedera yang menimpa pemain inti mereka.

1. Tampil melebihi ekspektasi sebagai pemimpin sementara Nuggets

Gelar NBA Player of the Week di Wilayah Barat diberikan kepada Peyton Watson setelah ia tampil fenomenal dengan torehan 24,5 poin, 8 rebound, 4 assist, 1,3 steal, dan 1,8 blok. Capaian tersebut ia peroleh dengan waktu bermain selama 38,7 menit. Tanpa Nikola Jokic yang diprediksi absen sepanjang Januari 2026, Watson berhasil memimpin Nuggets untuk memenangi 3 dari 4 laga mereka dalam kurun 5 Januari—11 Januari 2026.

Melawan Philadelphia 76ers pada 5 Januari 2026, Watson mencetak 24 poin, 7 rebound, 4 assist, dan 2 blok dalam 44 menit. Selain Jokic, Nuggets juga kehilangan Jamal Murray, Aaron Gordon, Cameron Johnson, Christian Braun, serta Jonas Valanciunas dan Tim Hardaway Jr karena cedera. Watson dan Nuggets menang tipis 125-124 melalui overtime.

Dua hari kemudian, performa Peyton Watson meningkat dengan 30 poin, 6 rebound, 2 assist, dan 2 blok melawan Jaylen Brown dan Boston Celtics. Ini merupakan perolehan 30 poin kedua Watson pada musim ini sekaligus sepanjang kariernya. Kontribusinya yang solid itu disusul dengan 25 poin melawan Atlanta Hawks (9/1/2026) dan 19 poin melawan Milwaukee Bucks (11/1/2026).

2. Kemampuan menembak Peyton Watson semakin tajam

Dalam 3 musim pertamanya di NBA, Peyton Watson lebih dikenal sebagai pemain yang atletik dan ganas, khususnya di sisi bertahan. Musim ini, ia berhasil membuka dimensi baru dalam gaya bermainnya. Kini Watson telah berkembang menjadi shooter yang efisien.

Watson mencatat akurasi tembakan 50 persen dan tripoin hingga 70 persen dalam kurun 5 Januari—11 Januari 2026. Akurasi tripoinnya itu merupakan yang tertinggi di antara semua pemain di Wilayah Barat (minimal 10 percobaan). Watson juga sekaligus menjadi salah 1 dari 3 pemain di Wilayah Barat yang memiliki akurasi tembakan setidaknya 50 persen dan tripoin 60 persen dalam kurun waktu tersebut (minimal 3 game).

Ketika berhadapan dengan Celtics pada 7 Januari 2026, Peyton Watson berhasil memasukkan 6 tripoin. Itu adalah jumlah tripoin masuk terbanyaknya dalam satu pertandingan sepanjang kariernya di NBA. Rekor itu pun ia ukir dengan persentase efisiensi yang tinggi (85,7 persen).

3. Masuk ke dalam jajaran pemain bersejarah Denver Nuggets

Peyton Watson telah mencapai level permainan yang baru melalui perkembangannya yang spektakuler. Ia kini memiliki potensi yang menjanjikan untuk jadi bintang NBA pada masa depan. Namanya pun berhasil masuk ke dalam berbagai rekor yang hanya bisa diraih oleh pemain Nuggets tertentu.

Watson resmi menjadi pemain Nuggets ke-20 yang meraih gelar NBA Player of the Week, sekaligus yang ketiga setelah Jamal Murray dan Nikola Jokic di NBA 2025/2026. Lebih lanjut, ia juga menyusul Murray dan Jokic sebagai pemain Nuggets yang mampu mencetak setidaknya 20 poin dalam 6 game beruntun atau lebih sejak 2021/2022.

Tanpa Nikola Jokic, Peyton Watson berhasil membuat Denver Nuggets tetap bertahan sebagai salah satu tim terkuat di NBA. Mereka sendiri menduduki peringkat kedua di Wilayah Barat dengan rekor 28-13 per 15 Januari 2026. Apakah Watson mampu mempertahankan performa impresifnya ini sampai akhir 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team