Ada banyak pabrikan yang mencoba peranti anyar dalam tes MotoGP di Sirkuit Portimao pada 11—12 Maret 2023. Yamaha, misalnya, mencoba rear wing (sayap belakang) di Yamaha YZR-M1 milik Fabio Quartararo.
Rear wing sejatinya bukan inovasi baru. Pada 2022 lalu, Aprilia pertama kali mencoba sayap belakang pada RS-GP yang ditunggangi Lorenzo Savadori di Sirkuit Mugello. Sayap tersebut berbentuk huruf T sehingga disebut T-Shaped.
Saat gelaran GP Inggris di Sirkuit Silverstone, giliran Ducati yang memasang sayap belakang. Bentuknya yang mirip ekor dinosaurus membuat sayap belakang tersebut disebut Ekor Stegosaurus. Bentuk ini kemudian menginspirasi rear wing milik Honda.
Kini giliran pabrikan Iwata yang menjajal rear wing. Sayap belakang Yamaha berbentuk segitiga. Ia dianggap mirip dengan sayap belakang mobil Formula 1. Bentuk sayap pada YZR-M1 juga terlihat meninggi seperti pada Aprilia.
Sayap belakang sendiri bertujuan untuk menambah stabilitas motor saat pengereman. Berkat adanya rear wing pada bagian buritan motor, cengkeraman bagian belakang menjadi lebih baik dan mencegah motor terangkat.
Tak hanya dalam pengereman, sayap belakang juga dipercaya memberikan grip lebih baik saat berakselerasi. Tak heran hampir semua pabrikan mengembangkan aerodinamis di bagian buritan ini.
Meski begitu, tak semua bentuk sayap belakang enak dipandang. Fabio Quartararo, misalnya, tak begitu terkesan dengan tampilan sayap miliknya.
“Aku tak tahu apakah kami akan menggunakannya atau tidak, juga karena aku tak tahu apakah itu lebih baik atau buruk. Ketika aku mencobanya, mekanikku berkata bahwa ia berharap sayap itu tak berfungsi karena bentuknya yang jelek," kata Quartararo dikutip GPOne.
Untuk dibandingkan, berikut ini bentuk sayap belakang pada motor MotoGP. Simak, yuk!
