Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bulu tangkis
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Karola G)

Intinya sih...

  • Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kalah dari pasangan tuan rumah di babak 32 besar Malaysia Open 2026.

  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga tersingkir setelah kalah dari rekan senegara, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

  • Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata takluk atas pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malaysia Open 2026 resmi bergulir sejak Selasa (6/1/2026) dan akan berlangsung hingga Minggu (11/1/2026) di Kuala Lumpur, Malaysia. Turnamen berlevel BWF Super 1000 ini menjadi salah satu ajang pembuka musim yang cukup penting bagi para pebulu tangkis dunia. Indonesia pun ambil bagian dengan mengirimkan sembilan wakil ke turnamen ini.

Namun, langkah awal wakil Indonesia tidak sepenuhnya berjalan mulus. Empat wakil bulu tangkis Indonesia harus terhenti lebih cepat setelah kalah pada laga perdana Malaysia Open 2026. Siapa saja empat pemain Indonesia yang langsung tersingkir di babak pertama turnamen ini? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Jafar Hidayatullah/Felisha alberta Nathaniel Pasaribu gagal mengatasi perlawanan pasangan tuan rumah

Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi wakil Indonesia pertama yang harus mengakhiri perjuangan di Malaysia Open 2026. Mereka tampil pada hari pertama turnamen dan langsung dihadapkan dengan lawan berat di babak 32 besar. Situasi ini membuat laga pembuka mereka berjalan tidak mudah sejak awal pertandingan.

Jafar/Felisha gagal mengatasi perlawanan pasangan tuan rumah unggulan keempat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Dalam pertandingan berdurasi 39 menit tersebut, wakil Indonesia harus menyerah dua game langsung dengan skor 12-21 dan 17-21. Hasil ini sekaligus memastikan langkah Jafar/Felisha terhenti lebih cepat di turnamen BWF Super 1000 tersebut.

2. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin kalah dari rekan senegara

Langkah ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga harus terhenti pada babak awal Malaysia Open 2026. Mereka menghadapi ujian berat dengan bertemu rekan senegara sekaligus senior sendiri di babak 32 besar. Pertandingan ini berlangsung pada fase awal turnamen dan menjadi penentu bagi salah satu wakil Indonesia untuk melaju.

Raymond/Nikolaus belum mampu mengimbangi permainan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang berstatus unggulan kedelapan. Mereka kalah dua game langsung dengan skor 18-21 dan 9-21 dalam laga berdurasi 33 menit. Hasil tersebut membuat Raymond/Nikolaus harus tersingkir, sementara Sabar/Reza melangkah ke babak selanjutnya.

3. Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata takluk atas pasangan Prancis

Nasib serupa juga dialami ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata di Malaysia Open 2026. Mereka harus menghadapi pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, pada babak 32 besar. Laga ini berlangsung cukup ketat dan menuntut konsistensi permainan dari kedua pasangan.

Faza/Aisyah sempat membuka peluang setelah memenangi gim pertama dengan skor 21-9. Namun, mereka gagal mempertahankan momentum dan akhirnya kalah melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-9, 16-21, dan 16-21 dalam durasi 54 menit. Hasil tersebut memastikan Indonesia tanpa wakil di sektor ganda campuran pada babak kedua Malaysia Open 2026.

4. Alwi Farhan harus mengakui keunggulan tunggal putra andalan Prancis

Wakil Indonesia lainnya yang tersingkir di laga perdana Malaysia Open 2026 adalah tunggal putra, Alwi Farhan. Ia menghadapi lawan berat, yakni tunggal putra andalan Prancis yang juga berstatus unggulan ketujuh turnamen. Pertandingan ini berlangsung ketat dan menuntut fisik serta fokus tinggi sejak awal laga.

Alwi harus mengakui keunggulan Alex Lanier lewat pertarungan tiga gim dengan skor 13-21, 21-19, dan 13-21. Duel berdurasi 1 jam 2 menit tersebut menunjukkan persaingan yang cukup seimbang di antara keduanya. Dengan hasil ini, rekor pertemuan Alwi Farhan dan Alex Lanier kini imbang 2-2.

Hasil di laga perdana Malaysia Open 2026 menjadi catatan tersendiri bagi wakil Indonesia. Empat wakil harus terhenti lebih awal setelah menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah di babak 32 besar. Meski demikian, perjuangan Indonesia di turnamen ini masih berlanjut melalui wakil-wakil lain di sektor berbeda.

Sisa wakil Indonesia diharapkan mampu tampil lebih konsisten pada pertandingan selanjutnya. Peluang untuk melangkah jauh tetap terbuka seiring masih bergulirnya Malaysia Open 2026 hingga akhir pekan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team