Pada pertandingan babak perempatfinal Liga Champions Eropa antara Barcelona dan AS Roma, diwarnai drama 2 gol bunuh diri dari pemain AS Roma. Bermain di Camp Nou membuat Barcelona menang dengan skor akhir 4-1 atas AS Roma. Sehingga wakil asal Italia ini harus mengejar defisit 3 gol untuk bisa lolos ke semifinal. Bagaimana jalannya pertandingan?
2 Gol Bunuh Diri Tercipta, Barcelona Menang Telak Atas AS Roma
1. Barcelona terlalu perkasa sejak awal-awal pertandingan
Dilansir dari Theguardian.com, sejak dimulainya pertandingan, Barcelona selalu menunjukkan serangan yang tak henti-hentinya ke wilayah pertahanan AS Roma. Namun usaha mereka akhirnya berbuah hasil, setelah pemain AS Roma justru mencetak gol bunuh diri di menit ke-38, melalui Daniele De Rossi.
Barcelona unggul terlebih dahulu 1-0. Tidak ada gol tambahan tercipta di babak pertama hingga berakhirnya babak pertama.
Di babak kedua, Barcelona kian menunjukkan keperkasaannya di depan publik sendiri. AS Roma justru semakin tertekan setelah gol bunuh diri tersebut. Akan tetapi, kembali lagi pemain AS Roma melakukan gol bunuh diri, melalui Kostas Manolas di menit ke-55, setelah bermaksud menghalau bola.
Sehingga skor berubah 2-0. Akhirnya, giliran pemain Barcelona yang mencetak gol di menit ke-59 melalui Gerard Pique, setelah menerima bola muntah dari Luis Suarez dan skor berubah 3-0. AS Roma berusaha memperkecil ketinggalan dan terjadi di menit ke-80.
Edin Dzeko sukses menjebol gawang Barcelona. Sehingga skor menjadi 3-1. Tampaknya Barcelona selalu menunjukkan permainan berkelasnya dan kerja sama yang baik. Barcelona lagi-lagi menambah golnya kembali lewat Luis Suarez di menit ke-87 dan skor menjadi 4-1.
Hingga akhir pertandingan, skor 4-1 tidak berubah dan Barcelona terus melanjutkan tren positif di beberapa pertandingan beruntun di semua kompetisi.
Dengan hasil ini, AS Roma harus mengejar defisit gol setidaknya bisa menang 3-0, karena pada leg kedua bermain di stadion AS Roma, Olimpico.
2. Barcelona diuntungkan lima gol bunuh diri di musim ini
Dilansir dari Goal.com, Barcelona bisa jadi merupakan satu-satunya tim yang paling beruntung di Eropa bahkan dunia. Setelah pada musim ini, lima gol bunuh diri tercipta saat menghadapi Barcelona. Tentu catatan unik satu ini bertambah setelah 2 gol bunuh diri yang dilakukan oleh kedua pemain AS Roma pada pertandingan ini.
Dan yang lebih unik lagi, gol bunuh diri menjadi top skor kedua, setelah Lionel Messi yang mencetak 6 gol di Liga Champions Eropa musim ini di Barcelona.
Sedangkan untuk AS Roma sendiri, dua gol bunuh diri oleh satu tim di satu pertandingan, mengikuti jejak Galatasaray yang juga melakukan hal serupa saat bertemu FC Astana di Liga Champions Eropa musim 2015/2016. Hingga membuat Astana berhasil menahan imbang Galatasaray dengan skor akhir 2-2 di babak fase grup.
AS Roma menjadi tim ketiga di musim yang mencetak gol bunuh diri ke gawang Barcelona, setelah Sporting Lisbon dan Olympiacos terlebih dahulu melakukannya pada fase grup.
3. Akhir paceklik bagi Luis Suarez
Luis Suarez akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil mencetak 1 gol di pertandingan ini. Pasalnya, ini merupakan gol pertama Luis Suarez di musim ini. Karena terakhir kali Suarez melakukannya pada tahun lalu saat menghadapi Paris Saint Germain, di babak 16 besar Liga Champions Eropa.
Tentu ini menjadi pemandangan yang tak biasa bagi Suarez. Mengingat dirinya adalah mesin gol milik Barcelona selain Lionel Messi. Namun, lain lagi saat bertarung di Liga Spanyol. Suarez berhasil mencetak 22 gol di musim ini.
Dilansir dari Soccerway.com, total gol Suarez di musim ini di seluruh kompetisi resmi mencapai 26 gol dari 42 kali penampilannya.