Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Gol Menit Kritis Antar Argentina Jumpa Inggris di Semifinal Piala Dunia
Bomber Argentina, Julian Alvarez (nomor 9), usai mencetak gol ke gawang Swiss lewat tembakannya yang spektakuler (AFP / Thomas Coex)
  • Argentina menang 3-1 atas Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 setelah laga berlangsung ketat hingga perpanjangan waktu.
  • Gol Alexis Mac Allister membuka keunggulan Argentina, namun Swiss sempat menyamakan skor sebelum Breel Embolo dikartu merah.
  • Julian Alvarez dan Lautaro Martinez mencetak gol di menit akhir perpanjangan waktu, memastikan Argentina lolos ke semifinal melawan Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Argentina sukses menghindari skenario tos-tosan kontra Swiss di perempat final Piala Dunia 2026, Minggu pagi WIB (12/7/2026). Albiceleste menang 3-1, berkat dua gol yang lahir di menit kritis perpanjangan waktu.

Argentina yang tampil efektif berhasil menjebol gawang Swiss lebih dulu saat duel baru berusia 10 menit, berkat tandukan Alexis Mac Allister. Jual beli serangan tersaji setelah itu, namun skor tak berubah hingga jeda babak.

Pada paruh kedua, giliran La Nati yang memberikan kejutan. Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menit 67, namun Swiss justru mendapat petaka lima menit kemudian. Mereka harus bermain dengan 10 orang akibat Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua.

Swiss tetap mampu mengancam Argentina lewat serangan baliknya. Tim Tango yang dominan mendapat sejumlah peluang, namun dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Swiss. Duel pun dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Di perpanjangan waktu, Swiss yang hanya bermain dengan 10 orang pun mengubah pendekatan. Tim asuhan Murat Yakin menumpuk banyak pemain di garis pertahanan. Cara itu berhasil membuat Lionel Messi dan kawan-kawan frustrasi.

Argentina kesulitan membuka celah meski menguasai sepertiga akhir lapangan. Peluang terbaik mereka lahir pada menit 92, lewat aksi Thiago Almada. Sayang, tembakannya masih lemah dan mengarah tepat ke pelukan kiper Gregor Kobel.

Pertahanan rapat yang diperagakan Granit Xhaka dan kolega memaksa Albiceleste sering melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, upaya mereka gagal hingga babak pertama perpanjangan waktu tuntas.

Gempuran masif pasukan Lionel Scaloni akhirnya berbuah manis di babak kedua perpanjangan waktu. Argentina kembali unggul menit 112, berkat gol sensasional Julian Alvarez.

Gol tersebut berawal dari Messi yang memaksa Kobel melakukan penyelamatan gemilang. Argentina kembali menguasai bola liar, lalu diteruskan kepada Alvarez di sektor kiri.

Bomber Atletico Madrid itu melakukan tusukan, lalu melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 18 meter. Bola melengkung tajam ke pojok kanan gawang, jauh dari jangkauan Kobel.

Swiss yang tertinggal tak punya pilihan untuk bermain lebih menyerang. Nahas, mereka justru dihukum serangan balik cepat Argentina. Messi nyaris mencetak gol lewat manuvernya, tetapi tembakannya terkena blok.

Serangan balik Argentina akhirnya berbuah manis pada menit 120+1, berkat aksi Lautaro Martinez. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Albiceleste dengan skor 3-1 dan berhak menantang Inggris di semifinal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article