ilustrasi sliding tackle di sepak bola (unsplash.com/Max Titov)
Pelanggaran sebelum gol adalah salah satu alasan utama yang menyebabkan gol dianulir dalam sepak bola. Menurut aturan yang ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), gol tidak akan diakui jika terjadi pelanggaran oleh tim yang mencetak gol sebelum bola melewati garis gawang. Pelanggaran ini bisa berupa terjangan kasar, dorongan, tarikan, atau tindakan tidak sportif lainnya yang mengganggu pemain lawan. Wasit memiliki kewenangan untuk membatalkan gol jika ia atau asisten wasitnya melihat pelanggaran tersebut.
Aturan ini diterapkan untuk menjaga integritas permainan dan memastikan bahwa setiap gol yang dicetak adalah hasil dari permainan yang adil. Keputusan ini sering kali menimbulkan kontroversi, terutama jika pelanggaran tersebut tidak terlihat jelas selama permainan berlangsung. Namun, dengan bantuan VAR, wasit dapat membuat keputusan yang lebih tepat meski memang meningkatkan potensi gol yang bakal dianulir.
Meski aturan telah ditetapkan dengan jelas, penerapannya di lapangan terkadang memicu perdebatan panas. Gol yang dianulir adalah salah satu momen paling emosional dalam pertandingan, terutama ketika keputusan wasit dianggap keliru oleh pemain dan pendukung tim. Akan tetapi, sebagai penonton yang dewasa tetap harus berlapang dada menerima keputusan wasit sebagai bagian terpenting dalam jalannya pertandingan sepak bola yang adil.