West Ham United masih tercatat sebagai tim yang terdegradasi dengan raihan poin tertinggi. The Hammes meraih 42 poin di Premier League 2002/2003. Mereka mencatatkan 10 kemenangan, 12 keimbangan, dan 16 kekalahan. West Ham unggul jauh dari West Bromwich Albion (26 poin) dan Sunderland (19 poin) sebagai dua tim lain yang turun kasta.
Tim asal London ini baru mendapat kepastian terdegradasi pada pertandingan terakhir. Mereka hanya bisa imbang 2-2 melawan Birmingham City. Sementara, pada saat yang sama, Bolton Wanderers mampu mengalahkan Middlesbrough dengan skor 2-1.
Kualitas skuad West Ham pada musim ini memang cukup mumpuni. Mereka diperkuat sejumlah nama besar, seperti David James, Nigel Winterburn, Paolo Di Canio, dan Les Ferdinand. Selain itu, ada sederet bintang muda bertalenta, seperti Glen Johnson (18 tahun), Michael Carrick (21 tahun), Joe Cole (21 tahun), dan Jermain Defoe (20 tahun).
Performa West Ham pada paruh pertama menjadi penyebab utama kegagalan mereka bertahan di Premier League 2002/2003. Dalam 19 pertandingan awal, tim yang dilatih Glenn Roeder tersebut hanya bisa meraih 14 poin. Hasilnya, mereka pun harus bersusah payah pada paruh kedua dan akhirnya tidak mampu menyelamatkan diri dari degradasi.
Selain itu, West Ham juga mendapat ujian di luar lapangan. Pada 22 April 2003, Roeder terdiagnosis mengalami tumor sehingga memilih mengundurkan diri. Jabatan pelatih pun diemban Sir Trevor Brooking sampai akhir musim. Akibatnya, kondisi internal sedikit goyah setelah ditinggal pelatih berkharisma tersebut. Semusim sebelumnya, Roeder mampu membawa West Ham berakhir di posisi ketujuh.
Sunderland, Bolton Wanderers, dan West Ham United pernah terdegradasi meski berhasil meraih minimal 40 poin. Sebaliknya, West Bromwich Albion masih tercatat sebagai tim yang mampu bertahan di Premier League dengan koleksi poin terendah. Mereka hanya mengumpulkan 34 angka pada 2004/2005.