Di bawah kepemimpinan Mikel Arteta, Arsenal awalnya tampil sangat menjanjikan bahkan berhasil memenangi Piala FA dan Community Shield. Alhasil, Arsenal pun berhasil lolos ke Liga Europa karena memenangi kejuaraan tersebut. Namun, pada awal musim ini performa Arsenal tak sesuai harapan dan semakin merosot hingga berada di peringkat ke-15 Premier League. Posisi itu tentu bukanlah habitat dari klub asal London tersebut.
Bahkan, tim asuhan Arteta itu harus kalah 4 kali di kandang sendiri pada musim ini, rekor terburuk tim sejak 1959. Terpuruknya The Gunners tentu disebabkan oleh berbagai alasan. Alasan apa saja yang membuat penampilan Arsenalnya Arteta mengalami penurunan drastis tersebut? Berikut ulasannya.
