Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jebolan Akademi FC Porto Terbaik yang Pernah Bermain di EPL
Ricardo Carvalho (twitter.com/chelseafc)

FC Porto merupakan tim Portugal paling bersinar baik di kancah Eropa maupun di kancah domestik. Sejak berdiri pada 1893, Porto telah sukses raih 4 gelar juara Eropa, yakni 2 kali Champions League dan 2 gelar juara Europa League.

Sedangkan, 30 gelar juara Liga Portugal telah sukses mereka dapatkan hingga musim 2021/2022. Kesuksesan tersebut, tak lepas dari kehebatan FC Porto dalam menghasilkan pemain berbakat dari tim akademi.

Banyak dari mereka menjelma sebagai nama besar. Tak hanya di Portugal, sejumlah nama juga sukses di liga lain, termasuk English Premier League (EPL). Berikut ini kami rangkum dan ulas lima pemain jebolan akademi FC Porto terbaik yang pernah berlaga di EPL.

1. Ruben Neves

Ruben Neves (premierleague.com)

Sebelum menjadi pesepak bola profesional, Ruben Neves pernah jadi bintang di tim FC Porto. Ia dinobatkan sebagai kapten termuda FC Porto di ajang Champions League. Berkat permainan hebatnya, Neves diincar banyak klub besar Eropa.

Namun, Neves justru lebih memilih untuk pindah Ke Wolverhampton Wanderers yang kala itu masih berada di Championship. Gelandang yang menghabiskan 9 tahun (2005—2014) di tim akademi FC Porto ini bergabung dengan Wolves pada awal musim 2017/2018.

Semusim setelah berada di tanah Britania, Neves sukses bawa Wolves promosi ke EPL 2018/2019. Hingga kini, ia masih berseragam Wolves dan telah mencatat 142 laga dengan torehan 15 gol dan 8 assists di EPL.

2. Andre Gomes

Andre Gomes (premierleague.com)

Gagal menunjukan permainna terbaiknya bersama Barcelona, Andre Gomes memutuskan untuk bergabung dengan Everton sejak musim 2018/2019. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini telah mencatat 1 gol dan 4 assists untuk The Toffees sejauh ini.

Tim akademi FC Porto merupakan tim muda pertama yang ditempati Gomes. Momen tersebut terjadi dari tahun 2005 hingga ia pindah ke tim akademi FC Boavista pada 2011. Hingga kini, ia belum pernah bermain di tim senior FC Porto.

3. Ricardo Carvalho

Ricardo Carvalho (twitter.com/chelseafc)

Ricardo Carvalho merupakan salah satu pesepak bola Portugal yang paling berprestasi di EPL. Selama berada di Inggris, Carvalho hanya bermain untuk Chelsea dalam kurun waktu 6 tahun (2004—2010). Kala itu, ia sukses mencatat 135 laga dengan sumbangan 7 gol dan 4 assist.

Sebelum bergabung dengan Chelsea, Carvalho adalah andalan dan bintang dari FC Porto dalam memenangkan gelar Champions League 2004. Carvalho diambil dari tim akademi pada tahun 1997.

4. Chritsian Atsu

Christian Atsu (premierleague.com)

Meski berasal dari Ghana, Christian Atsu merupakan produk akademi FC Porto. Ia menghabiskan 2 tahun (2009—2011) di tim junior FC Porto, sebelum akhirnya bermain untuk tim senior klub tersebut dalam kurun waktu yang sama.

Atsu sendiri pernah bermain di EPL untuk 3 klub berbeda, yakni Chelsea, Bournemouth dan Newcastle United. Dari ketiga klub tersebut, Atsu sukses mencatat 80 laga dengan torehan 3 gol dan 7 assists yang kebanyakan dicetak bersama Newcastle United.

5. Fabio Silva

Fabio Silva (wolves.co.uk)

Nama yang terakhir ialah Fabio Silva yang menimba ilmu sepak bola di tim akademi FC Porto selama 7 tahun (2010—2017). Saat promosi ke tim senior FC Porto, Fabio Silva dipandang sebagai pemain muda yang berbakat.

Oleh karena itu, Wolverhampton Wanderers berani merogoh kocek besar untuk penyerang berusia 20 tahun ini. Sayangnya, Fabio Silva belum terbukti tajam di EPL, Sejak bergabung denagn Wolves pada 2020/2021, Silva baru mencatat 4 gol dan 3 assists dari 54 laga.

 

Selain kelima nama di atas, masih terdapat beberapa nama besar lain yang pernah berlaga di EPL. Mereka adalah Helder Postiga, Vitinha, Diogo Dalot dan Joao Mario. Akademi yang baik jadi salah satu alasan FC Porto sangat mendominasi. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team