Hansi Flick berhasil mencatat sejarah bersama Bayern Muenchen. Ia menjadi manajer kedua di dunia yang mampu meraih 6 gelar juara atau sextuple dalam setahun pada 2020. Sebelumnya, ada Pep Guardiola yang terlebih dahulu meraih sextuple bersama Barcelona pada 2009.
Flick lalu menerima tawaran untuk menangani Timnas Jerman setelah kontraknya bersama Bayern Muenchen berakhir. DFB dan seluruh fans Timnas Jerman percaya kepada Flick untuk mengangkat prestasi Der Panzer yang gagal total di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020. Apalagi, Flick pernah menjadi asisten Joachim Loew, pelatih Timnas Jerman sebelumnya, ketika menjuarai Piala Dunia 2014.
Sayangnya, beban ekspektasi itu tidak mampu Flick jawab dengan performa di atas lapangan. Ia bersama Timnas Jerman kembali tersingkir di babak fase grup Piala Dunia 2022. Selain itu, hasil-hasil buruk Der Panzer dalam beberapa laga uji coba juga makin memperburuk situasi. Maka dari itu, DFB memutuskan untuk memecat Flick dari kursi pelatih hanya setahun sebelum menjadi tuan rumah Euro 2024.
Kelima pelatih di atas membuktikan bahwa melatih Timnas bukan hal yang mudah. Para pelatih tersebut tidak memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan timnya menjelang keikutsertaan dalam turnamen besar. Selain itu, ketersediaan pemain yang terbatas juga menjadi salah satu tantangan besar bagi pelatih timnas. Itulah beberapa faktor yang membuat para pelatih papan atas Eropa tidak berhasil meraih prestasi ketika melatih timnas.