Kursus pengamanan stadion antara Polri dan pihak Coventry University. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Agung berkata, dari pihak Polri, ada 66 orang yang turut serta dalam pelatihan ini, tersebar mulai dari jajaran anggota Polri dan Polri. Dari Kementerian/Lembaga, ada beberapa pihak yang juga terlibat.
"Dari Kementerian/Lembaga dan kompetisi sepak bola sebanyak 10 orang, terdiri dari Kemenpora dua orang, Kemen PUPR dua orang, Kemenkes dua orang, dari PSSI dua orang, dan dari PT Liga Indonesia Baru sebanyak dua orang," ujar Agung di Mabes Polri, Rabu (1/2/2023).
Kursus sendiri dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas A untuk trainer yang diikuti oleh 32 orang, dan kelas B untuk operator pelaksana yang melibatkan 34 orang. Mereka mendapatkan pengajaran dari lima pengajar dari Coventry University.
"Kami senang menjadi bagian dari manajemen pengamanan stadion di Indonesia ini, dan kami siap untuk menjawab tantangan ini bersama-sama dengan semua pihak di Indonesia," ujar salah satu pengajar Coventry University, Mike Hardy.