Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
AS Roma bermain di Stadio Olimpico
suasana saat AS Roma bermain di Stadio Olimpico (pixabay.com/Marco_Pomella)

Intinya sih...

  • Roma selalu kalah lawan tim papan atas, termasuk Inter, AC Milan, Napoli, dan Juventus.

  • Penggawa Roma menyebut permainan bagus musim ini, tapi sulit mencetak gol saat bersua tim besar.

  • Meski hasil buruk melawan tim besar, Roma masih berada dalam jalur yang tepat dengan 26 kemenangan di Serie A selama satu tahun kalender.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - AS Roma sejatinya bertengger di papan atas musim ini. Akan tetapi, ada satu hal yang membuat mereka sulit menembus tiga besar, yaitu kekalahan melawan tim-tim kuat.

Sejauh ini, Roma meramaikan persaingan di papan atas klasemen sementara Serie A 2025/26. Mereka menempati peringkat empat, tertinggal satu angka dari Inter Milan yang ada di puncak klasemen.

Roma sebenarnya bisa merengkuh peringkat lebih tinggi. Namun, ada satu faktor yang bikin mereka turun, yaitu sulit bersaing dengan tim-tim papan atas.

1. Selalu kalah lawan tim papan atas

Roma sudah bersaing dengan tim-tim papan atas sebanyak empat kali musim ini. Dari empat laga tersebut, yakni lawan Inter, AC Milan, Napoli, dan Juventus, mereka selalu kalah.

Melawan Napoli, Inter, dan Milan, Roma kalah dengan skor identik, yakni 0-1. Bersua Juventus, mereka kalah dengan skor 1-2. Tipis memang, tetapi mereka tetap saja kalah.

2. Apa alasan Roma susah bersaing?

Penggawa Roma, Bryan Cristante, menyebut permainan Roma sebenarnya sudah bagus musim ini. Namun, tetap ada yang kurang menurutnya, yaitu daya mencetak gol, apalagi saat bersua tim besar.

"Soal melawan tim besar, memang kami kerap kurang dalam hal-hal kecil. Kami main bagus, memegang kendali permainan. Kami kurang gol, tapi kami sedang memperbaikinya," ujar Cristante, dilansir Sky Sports.

3. Roma masih berada dalam jalur yang tepat

Terlepas hasil buruk melawan tim-tim besar ini, Roma menutup 2025 sebagai tim yang paling banyak menang di Serie A selama satu tahun kalender. Mereka menorehkan 26 kemenangan dalam periode tersebut.

"Itu berarti AS Roma di jalur yang tepat. Itu tidak berarti banyak karena itu dua liga yang berbeda, tapi memberi kami rasa percaya diri. Kami harus terus seperti ini di paruh kedua musim," ujar Cristante.

Editorial Team