Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alasan Herdman Bawa Pemain Muda di FIFA Series 2026
Pemain Timnas Indonesia U-23, Dony Tri Pamungkas. (Instagram/donytripamungkas)
  • John Herdman membawa sejumlah pemain muda ke timnas senior Indonesia di FIFA Series 2026 sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk regenerasi dan keseimbangan skuad.
  • Herdman menegaskan usia bukan penentu utama, melainkan kualitas dan kesiapan pemain yang menjadi dasar pemilihan dalam skuad nasional.
  • Dony Tri Pamungkas menjadi contoh pemain muda yang terus dipantau perkembangannya, dengan pengalaman internasional dianggap penting untuk meningkatkan level permainannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman membawa beberapa pemain muda untuk memperkuat timnas senior Indonesia di FIFA Series 2026. Herdman memastikan keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi besar. 

Bagi Herdman, keberadaan pemain muda bukan sekadar pelengkap, melainkan investasi penting untuk masa depan tim. Dalam proses seleksi dari 41 menjadi 23 pemain, banyak talenta muda yang harus tersingkir sementara. 

Adapun sederet nama pemain muda berusia 23 tahun ke bawah yang masuk dalam skuad yakni Dony Tri Pamungkas, Mauro Ziljstra, Justin Hubner, Cahya Supriadi, dan Ivar Jenner.

1. Mencoba cari komposisi tim yang paling seimbang

Suasana latihan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Jakarta (IDN Times/Margith Damanik)

Herdman mencoba menciptakan keseimbangan antara pemain senior hingga pemain muda yang sedang berkembang dalam tubuh timnas. Termasuk dalam skuad senior. 

Pendekatan ini dianggap penting buat menjaga stabilitas tim sekaligus memastikan regenerasi berjalan. Komposisi seperti ini memberi ruang bagi eksperimen taktik dan pemain, terutama dalam laga persahabatan.

“Saya pikir sangat penting untuk selalu memasukkan pemain muda ke dalam skuad. Saya selalu mencoba membangun keseimbangan dalam skuad, dengan pemain yang sudah memasuki fase akhir karier (di atas usia 30 tahun), pemain di usia puncak (yang memang ingin Anda bawa ke Piala Dunia atau kualifikasi), lalu pemain dalam tahap pengembangan (usia 21 sampai 25), dan juga pemain yang sedang menembus level (usia 18 sampai 20 tahun). Jadi Anda harus selalu menjaga keseimbangan dalam skuad, terutama dalam pertandingan persahabatan,” kata Herdman dalam konferensi pers FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis (26/3/2026).

2. Umur bukan penentu

Suasana latihan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Jakarta (IDN Times/Margith Damanik)

Bagi Herdman, usia bukan jaminan ataupun hambatan untuk tampil di level internasional. Herdman menegaskan standar utama tetap pada kualitas dan kesiapan pemain. 

“Para pemain muda yang kami pilih, kami percaya mereka sudah pantas mendapatkannya. Jika Anda cukup bagus, maka Anda cukup matang,” kata Herdman.

Herdman memastikan pemain muda yang belum masuk skuad utama tetap dalam radar tim nasional. Herdman mengaku sudah menyiapkan skuad bayangan sebagai wadah pengembangan lanjutan.

3. Dony Tri jadi salah satu contoh

Potret Dony Tri Pamungkas dalam TC Timnas U-20 di Korea Selatan. (pssi.org).

Herdman juga secara khusus menyoroti perkembangan pemain muda yang terus dipantau. Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu contohnya. 

Pengalaman bertanding di level internasional dianggap Herdman jadi kunci buat meningkatkan kemampuan para pemain muda, termasuk Dony.

“Setiap kali saya melihatnya, saya selalu mempelajari sesuatu yang baru tentang dirinya dan potensinya, potensi untuk naik ke level berikutnya. Jadi sangat penting bagi saya sebagai pelatih kepala untuk bisa membantunya dalam perjalanannya. Jika dia sudah pantas untuk bermain dalam latihan minggu ini, maka semakin banyak pertandingan internasional yang dia jalani, semakin besar kesempatan baginya untuk melompat ke level berikutnya dalam kariernya,” kata Herdman.

Editorial Team